JATIMPOS.CO/TULUNGAGUNG — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung menindaklanjuti beredarnya video viral yang diduga menampilkan perbuatan asusila di Pos Lantas Kemuning Sembung.
Kasatlantas Polres Tulungagung M. Taufik Nabila menyampaikan bahwa video tersebut diketahui beredar pada Senin (5/1/2026). Berdasarkan penelusuran awal, lokasi yang terekam dalam video berada di Pos Lantas Kemuning Sembung.
Ia menegaskan bahwa pos tersebut bukan bangunan tidak aktif. Pos Lantas Kemuning Sembung difungsikan sebagai pos pantau arus lalu lintas dan digunakan secara insidentil saat terjadi kepadatan arus kendaraan.
Menindaklanjuti video viral tersebut, Satlantas Polres Tulungagung telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya pengecekan langsung ke lokasi serta penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar area pos.
"Langkah-langkah yang telah kami lakukan antara lain penelusuran di Pos Lantas Kemuning dan hasilnya tidak ditemukan benda-benda mencurigakan yang mengarah ke perbuatan asusila, kami juga melakukan pengecekan CCTV di sekitarnya dan hasilnya tidak ada yang mengarah kelokasi serta warga sekitar tidak ada yang melihat secara langsung kejadian tersebut", Kamis (08/01/26) malam. ujarnya.
Meski demikian, Satlantas Polres Tulungagung masih terus melakukan penelusuran dan identifikasi terhadap sosok dalam video tersebut.
"Dari warga sekitar kami mendapatkan informasi yang mungkin ciri-cirinya sama dengan yang ada di video tersebut tetapi memang belum ada bukti yang cukup menunjuk ke orang tersebut”. tambahnya.
Sebagai langkah pencegahan, pihaknya juga akan melakukan pengamanan fisik di Pos Lantas Kemuning Sembung.
“Langkah kedepannya kami memasang pintu di pos Lantas Kemuning dan menguncinya, serta pemasangan CCTV di Pos tersebut supaya tidak terjadi kejadian yang serupa”. ucapnya
“Dengan adanya Video Viral ini, Satlantas Polres Tulungagung terus meningkatkan pengawasan terhadap Pos - Pos Lantas lainya serta penggelaran personel sehingga Pos Lantas dapat digunakan dengan baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” paparnya. (San)