JATIMPOS.CO/PASURUAN – Komitmen Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih membuahkan hasil. Dalam Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 2025, lembaga ini meraih skor 88,82.
Menariknya, indikator biaya layanan nyaris menyentuh angka sempurna yaitu 99,89, menegaskan bahwa seluruh pengurusan aspirasi di DPRD bebas biaya.
Selain itu, aspek penanganan pengaduan dan aspirasi juga meraih skor tinggi yakni 99,01, mencerminkan tingkat responsivitas yang luar biasa terhadap masukan warga.
Indikator lainnya seperti sarana prasarana mencatatkan nilai 93,09, sementara sistem dan prosedur layanan berada di angka 87,28.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, mengapresiasi kinerja ASN di lingkungan sekretariat namun tetap meminta evaluasi pada indikator sistem dan prosedur yang berada di angka 87,28 agar kedepannya semakin efektif.
“Nilai 88,82 ini adalah buah kerja kolektif antara pimpinan, anggota dewan, ASN di Sekretariat, serta dukungan masyarakat. Namun, bagi kami ini bukan sekadar kebanggaan, melainkan cambuk untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat fungsi dewan,” ujar Samsul pada Kamis (19/2/2026).
Samsul menegaskan bahwa ke depan, pihaknya akan lebih fokus pada penguatan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Ia berkomitmen agar setiap kebijakan yang lahir dari gedung parlemen benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat Pasuruan.
“Pelayanan yang baik harus berjalan beriringan dengan integritas dan profesionalitas. Kami tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi kritik dan saran sebagai energi untuk membangun Kabupaten Pasuruan yang lebih maju dan berkeadilan,” pungkasnya. (ham)