JATIMPOS.CO/KABUPATEN BLITAR - Sempat viral penemuan goa di daerah pertambangan Dusun Jambangan Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, beberapa waktu lalu.

Goa ini berada di bukit kapur di pinggir jalur menuju Pantai Tambakrejo. Posisinya ke arah jalan menuju Suruh Wadang. Melewati tandon air di utara jalan, kurang lebih 200 meter ada tulisan memasuki wilayah Desa Dawuhan.

Begitu sampai di depan goa Anda akan menemukan bebatuan besar yang berlubang-lubang terkikis air hujan dan akar-akar pohon yang menjuntai. Di situ masih banyak semak-semak belukar, jadi harus ekstra hati-hati.

Secara umum goa batu kapur ini cukup megah. Dindingnya dihiasi oleh formasi batuan alam yang indah. Secercah cahaya terpancar dari sebuah celah di ujung goa dengan garis tengah sekitar 1 meter.

Pada musim hujan, air menembus goa melalui celah tersebut. Tetesan ini langsung meresap ke dalam tanah yang gembur berwarna hitam kecoklatan, sehingga membuat goa ini licin jika dikunjungi saat musim hujan.

Kasi Pengembangan Kelembagaan Pariwisata Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Blitar, Arkham Maulana S. Pt.MM.

-------------------------------------

Kasi Pengembangan Kelembagaan Pariwisata, Dinas Pariwisatan Budaya Pemuda Dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Blitar, Arkham Maulana, S.Pt.MM menjelaskan, pihak pemerintah telah mengecek keberadaan goa ini yang berada di bawah tanah galian pasir. Goa ini berada di area pertambangan Dusun Jambangan Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Goa itu ditemukan secara tak sengaja oleh seorang penggali tambang sirtu (pasir batu).

Setelah melihat posisi goa tersebut, ternyata ada galian yang cukup membahayakan bagi warga jika ingin melihat gua yang dalamnya cukup kecil. Karena alasan itu, Pemerintah Kabupaten Blitar memutuskan untuk menutup lokasi goa itu karena lokasinya yang sangat berbahaya.

“Jadi kami putuskan untuk ditutup saja,” kata Arkham Maulana saat dikonfirmasi terkait penemuan goa tersebut, di ruang kerjanya, Jumat (25/6/2021).

Arkham menjelaskan, goa tersebut luasnya 10 x 10 dan tingginya 3 meter, dan udara di dalam sangat panas. “Itu sangat membahayakan, gelap dan sulit bernafas, makanya goa tersebut akhirnya ditutup oleh pemerintah,” tandasnya. (sk)


TERPOPULER

  • Minggu Ini

  • Bulan Ini

  • Semua