JATIMPOS.CO/BANDAR LAMPUNG — Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung menjajaki kerja sama pengembangan pendidikan vokasi dan kewirausahaan dengan La Nadiya Villa and Beach Club Pahawang. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kesiapan generasi muda Lampung, khususnya pelajar SMA/SMK dan mahasiswa, dalam memasuki dunia kerja maupun dunia usaha.
Rencana kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan kedua pihak yang digelar di Kantor JMSI Provinsi Lampung, Jalan Sultan Agung, Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Senin (12/1/2026).
Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, menilai pengenalan pendidikan vokasi dan entrepreneurship menjadi kebutuhan mendesak, mengingat tidak seluruh lulusan SMA melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di sisi lain, mahasiswa juga perlu dibekali kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja.
"Jadi JMSI memandang pengenalan pendidikan vokasi kepada pelajar SMA/SMK dan mahasiswa sangat penting," ucap Novriwan.
Ia menjelaskan, bagi pelajar SMK, penguatan pendidikan vokasi tetap dibutuhkan agar lulusan semakin siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Sementara bagi pelajar SMA, pendidikan vokasi dinilai menjadi alternatif penting bagi mereka yang tidak melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
"Utamnya bagi yang tidak melanjutkan ke jenjang perkuliahan agar mereka bisa bekerja dan tidak menjadi pengangguran yang menjadi beban keluarga dan masyarakat," beber Novriwan.
Selain itu, dia juga menyoroti pariwisata Lampung yang saat ini masuk 10 besar nasional. Menurut Novriwan, peluang ini harus disambut oleh pemerintah daerah dengan menyiapkan sumber daya manusia, khususnya anak-anak muda, sehingga potensi pariwisata Lampung ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi kemajuan masyarakat dan Provinsi Lampung dalam upaya menuju Indonesia Emas Tahun 2045.
"Saat ini pariwisata Lampung masuk dalam 10 besar nasional, bahkan pada momentum libul Natal dan Tahun baru kemarin tercatat sekitar 2 juta wisatawan datang ke Lampung. Ini harus kita sambut dengan menyiapkan anak-anak muda kita. Oleh sebab itu, JMSI berkomitmen untuk turut serta membantu Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya membuka Lapangan kerja sekaligus menyiapkan generasi muda Lampung yang siap kerja," pungkasnya.
Sementara itu, owner sekaligus pemilik La Nadiya Villa And Beach Club Pahawang, Hadi, atau lebih dikenal dengan Ko Jimmy, mengatakan pentingnya pendidikan entrepreneurship bagi anak-anak muda Lampung. Menurutnya anak-anak muda Lampung harus dikenalkan dengan wira usaha untuk mendorong Lampung menjadi lebih maju.
Dia juga mengungkapkan potensi sumber daya alam di Lampung yang luar biasa, yang dapat menjadi sumber usaha dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Sayangnya, potensi tersebut belum tergali secara optimal.
"Lampung punya potensi yang luar biasa, sayangnya belum tergali dengan maksimal. Banyak yang bum tahu kalau potensi di Lampung itu sangat besar. Saya berharap potensi yang luar biasa ini bisa dimanfaatkan oleh anak-anak muda Lampung sebagai peluang," ungkapnya.
"Anak-anak muda Lampung, baik pelajar dan mahasiswa harus memiliki jiwa entrepreneurship. Anak muda Lampung harus berani menjadi pengusaha supaya Lampung maju. Saya punya alasan sederhana mengapa mendorong anak-anak muda untuk menjadi pengusaha. Kalau ada satu yang menjadi pengusaha maka dia bisa membantu membuka lapangan kerja untuk yang lain. Jika ini terjadi maka Lampung berpotensi untuk lebih maju ketimbang daerah lain," beber Jimmy.
Selanjutnya dia mengajak anak-muda Lampung untuk berani berwira usaha walaupun tantangannya berat. Meskipun demikian, pengusaha yang sukses membangun usaha di berbagai sektor ini siap berbagi ilmu kepada pelajar, mahasiswa, dan anak-anak muda Lampung yang ingin berwira usaha.
"Banyak peluang yang bisa kita ambil. Untuk anak-anak muda, ayo belajar berwira usaha," ucap Jimmy. (red)