JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN — Gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 telah usai. Para wakil rakyat serta kepala daerah terpilih pun resmi menjalankan tugasnya. Pasca-tahapan tersebut, evaluasi penyelenggaraan menjadi agenda penting sebagai pijakan menuju Pemilu berikutnya.

Dalam rangka itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun melakukan kunjungan ke sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madiun Raya, Rabu (11/1/2026).

Ketua KPU Kota Madiun Pita Anjarsari hadir langsung bersama anggota KPU Kota Madiun Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Fi’i Krisna Setiawan, serta jajaran Sekretariat KPU Kota Madiun. Rombongan disambut Ketua PWI Madiun Raya Jumali bersama perwakilan anggota.

Dalam pertemuan tersebut, Pita Anjarsari menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara KPU Kota Madiun dan insan pers selama tahapan Pemilu dan Pilkada 2024. Menurut dia, media memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat.

“Kunjungan kami ini untuk menjalin sinergi dengan teman-teman insan pers di Kota Madiun. Tanpa media, masyarakat luas belum tentu mengetahui pekerjaan-pekerjaan besar yang telah dijalankan KPU selama ini,” ujar Pita.

Pita menegaskan, kolaborasi yang telah terbangun akan terus ditingkatkan ke depan. Terlebih, penyelenggaraan Pemilu selanjutnya membutuhkan dukungan media dalam menyampaikan informasi yang benar dan mudah dipahami publik.

“KPU Kota Madiun tentu akan terus menjalin kerja sama dengan rekan-rekan media. Saran dan masukan akan kami terima demi menghadirkan informasi yang akurat dan edukatif bagi masyarakat,” kata dia.

Ketua PWI Madiun Raya Jumali menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk saling bertukar pandangan sekaligus memperkuat kemitraan antara pers dan penyelenggara pemilu.

“Pertemuan ini sangat baik dalam rangka membangun kemitraan antara insan pers dan KPU Kota Madiun. Keterbukaan informasi menjadi hal yang sangat penting bagi masyarakat,” ujarnya.

Jumali menambahkan, pers memiliki fungsi strategis sebagai penyambung informasi sekaligus sarana pendidikan politik bagi publik, terutama terkait tahapan dan proses Pemilu.

“Ke depan kami siap bersinergi dengan penyelenggara Pemilu dan Pilkada. Pemberitaan media juga menjadi bagian dari pendidikan kepemiluan bagi masyarakat,” ucap Jumali.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kota Madiun menyerahkan buku berjudul Pilkada Kota Madiun 2024: Tantangan, Strategi, dan Evaluasi kepada Ketua PWI Madiun Raya. Buku tersebut memuat pengalaman, refleksi, serta evaluasi penyelenggaraan Pilkada sebagai bagian dari perjalanan demokrasi di Kota Madiun. (jum).