JATIMPOS.CO/SURABAYA — Setelah seluruh Musyawarah Daerah (Musda) tingkat kabupaten dan kota selesai, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur melanjutkan agenda organisasi ke tingkat kecamatan hingga kelurahan dan desa.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Blegur Prijanggono, menegaskan pentingnya peran struktur di tingkat bawah dalam menopang kerja organisasi partai.

"Ini sangat penting bagi Golkar. Karena mereka pengurus di tingkat bawah, Kecamatan dan Kelurahan/Desa menjadi ujung tombak Partai Golkar untuk mersih suara masyarakat," tegas Blegur, Selasa (03/02/26).

Menurutnya, rangkaian Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan Musyawarah Kelurahan/Desa (Muslur/Des) disiapkan untuk memastikan kepengurusan partai terbentuk secara menyeluruh hingga level terbawah.

"Pengurus DPD 38 Kota/Kab di jatim telah tuntas semua. Saat ini kita konsentrasi Muscam (Musyawarah kecamatan) hingga Muslur/des (Musyawarah Kelurahan/Desa). Targetnya pertengahan tahun 2026 harus tuntas semua," ujarnya.

Blegur menjelaskan, Muscam dan Muslur/Des memiliki fungsi utama memilih ketua di masing-masing tingkatan sekaligus menyusun personalia kepengurusan untuk periode mendatang.

Ia menambahkan, proses konsolidasi internal tersebut juga menjadi bagian dari persiapan organisasi menghadapi agenda politik berikutnya.

“Jadi target minimal mempertahankan yang ada dan harus juga dipacu meningkatkan jumlah kursi, melalui kerja-kerja elektorsl yang nyata pada masyarakat," pungkas mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya itu.

Berdasarkan hasil Pemilu 2024, Partai Golkar di Jawa Timur saat ini memiliki 15 kursi di DPRD Provinsi Jawa Timur serta ratusan kursi di DPRD kabupaten/kota. Capaian tersebut menjadi latar belakang pentingnya penguatan struktur organisasi di tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan. (zen)