JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER - Guna membantu pemerintah dalam pengembangan wisata di kawasan Pengunungan Argopuro. Pihak Polije (Politeknik Negeri Jember) langsung tancap gas melakukan langkah teknis.

Langkah yang dilakukan adalah dengan kolaborasi tripartit bersama Pemerintah Kabupaten Jember dan Perhutani KPH Jember, Polije mengambil peran sebagai penggerak inovasi untuk mengolah kekayaan alam menjadi roda ekonomi daerah.

Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi awal mula kerja sama pada tataran teknis dengan melibatkan pemangku kebijakan, pengelola kawasan, dan akademisi.

“Kolaborasi tripartit ini sangat strategis karena seluruh pihak membuka ruang seluas-luasnya bagi Polije untuk mengembangkan inovasi,” ungkap Syaiful Anwar.

Dirinya menegaskan, Polije akan menghadirkan inovasi, fasilitas, dan teknologi yang mampu mendorong peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kegiatan hari ini menandai dimulainya implementasi kerja sama yang berorientasi pada dampak ekonomi dan sosial,” tegas Saiful.

Kepala Disporaparbud Jember, Bobby Arie Sandy, menilai kawasan Lereng Argopuro memiliki potensi wisata yang sangat besar, mulai dari pegunungan hingga pesisir selatan. Menurutnya, pengembangan kawasan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Kerja sama dengan Polije menjadi langkah konkret karena pengembangan pariwisata tidak bisa dilakukan secara mandiri,” tegas Bobby.

Bobby menegaskan, tujuan utama kolaborasi ini adalah menghadirkan inovasi pengembangan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin pengembangan wisata ini meningkatkan kesejahteraan sekaligus menekan angka kemiskinan di Jember melalui sektor pariwisata," ulasnya.

Administratur Perhutani KPH Jember, Eko Teguh Prasetyo, menyampaikan komitmen Perhutani dalam mengelola kawasan hutan sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata.

“Kami mengapresiasi pemerintah daerah yang telah membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan pariwisata. Kolaborasi ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember,” pungkas Eko.

Langkah strategis awal, Polije menyiapkan sumber daya manusia dan teknologi untuk membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan. Kampus vokasi ini akan melakukan inovasi yang dihadirkan mampu menggali potensi wisata Argopuro dan memperkuat posisi Jember sebagai destinasi wisata baru, modern dan unggulan. (Ari)