JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN — Suasana pagi di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, tampak berbeda pada Rabu (11/2/2026). Sejak matahari belum tinggi, warga bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun sudah turun langsung mengikuti kerja bakti dalam rangkaian program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja).

Kerja bakti tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) serta pengaspalan jalan lingkungan desa. Kegiatan dilakukan secara gotong royong, melibatkan perangkat desa, relawan, hingga masyarakat setempat.

Program Bahana Bersahaja dirancang sebagai upaya mendekatkan layanan pemerintah langsung ke tengah masyarakat. Tak hanya menghadirkan layanan administrasi dan kesehatan, program ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, kerja bakti menjadi wujud nyata kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Pada kesempatan pagi ini kita melaksanakan kegiatan kerja bakti, mulai dari peningkatan kualitas rumah tidak layak huni hingga pengaspalan jalan di wilayah ini dengan sistem gotong royong. Kita akan membudayakan kembali budaya gotong royong, karena budaya ini luar biasa,” ujar Hari Wur.

Menurut dia, semangat gotong royong membuat pekerjaan yang berat menjadi ringan ketika dikerjakan bersama.

“Kalau kita membantu sendiri mungkin terasa berat. Tapi dengan bersama-sama dan gotong royong, insyaallah menjadi ringan. Tidak terasa, namun kita bisa mendapatkan hasil yang luar biasa,” katanya.

Hari Wuryanto menegaskan, melalui Bahana Bersahaja, pemerintah ingin membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan yang telah menjadi warisan leluhur.

“Di samping memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, kita juga membudayakan kembali semangat gotong royong. Itu yang kita harapkan,” ucapnya.

Ia berharap, semangat kebersamaan yang tumbuh dalam kerja bakti tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari warga.

“Mudah-mudahan budaya gotong royong di Desa Bulakrejo terus terlaksana dengan baik, sehingga apa yang kita harapkan, masyarakat Bulakrejo bisa semakin sejahtera,” katanya. (jum).