JATIMPOS.CO/MOJOKERTO – Mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), Polres Mojokerto mengerahkan personel dari 14 Polsek jajaran untuk melakukan pemantauan dan pengamanan di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah hukumnya.
Pemantauan yang berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) pukul 19.00 WIB hingga Minggu (18/10/2026) pukul 00.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif sekaligus memantau ketersediaan BBM bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan terhadap 32 SPBU, petugas tidak menemukan antrean panjang maupun penumpukan kendaraan yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Namun, ketersediaan Pertalite dan Solar/Biosolar di sejumlah SPBU masih belum merata.
Dari hasil pendataan, empat SPBU dilaporkan mengalami kekosongan Pertalite dan Solar/Biosolar secara bersamaan. Keempatnya yakni SPBU 54.613.16 Pacing di Kecamatan Bangsal, SPBU 54.613.26 Balongmojo dan SPBU 54.613.15 Banjaragung di Kecamatan Puri, serta SPBU 54.613.13 Gemekan di Kecamatan Sooko.
Sementara itu, tiga SPBU lainnya masih memiliki stok Pertalite, tetapi kehabisan Solar/Biosolar. Ketiganya adalah SPBU 54.613.17 Pugeran di Kecamatan Gondang, SPBU 54.613.04 RA Basuni di Kecamatan Sooko, dan SPBU 54.613.22 Pekingan di Kecamatan Dlanggu.
Petugas juga mendapati sejumlah SPBU dalam kondisi stok terbatas maupun sedang menunggu pengisian. SPBU 54.613.36 Jampirogo di Kecamatan Sooko masih dalam proses pengisian Pertalite dan Biosolar sehingga belum melayani konsumen.
Adapun SPBU 54.611.329 Pandan Arum di Kecamatan Pacet dilaporkan tutup karena kehabisan stok. Pengiriman Pertalite dan Pertamax masing-masing sebanyak 8.000 liter direncanakan untuk memenuhi kebutuhan BBM di lokasi tersebut. Kondisi serupa juga terjadi di SPBU 55.613.45 Gapuk, Kecamatan Pacet, yang tutup akibat kehabisan stok.
Selain melakukan pengecekan ketersediaan BBM, petugas mencatat tiga SPBU yang memang tidak menjual Solar/Biosolar, yakni SPBU 55.613.40 Trawas di Kecamatan Trawas, SPBU 54.613.39 Tegalsari/Jabon di Kecamatan Mojoanyar, dan SPBU 54.613.37 Sampangagung di Kecamatan Kutorejo.
Di sisi lain, sebanyak 16 SPBU dilaporkan masih memiliki stok Pertalite dan Solar/Biosolar. SPBU tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Trowulan, Jatirejo, Bangsal, Ngoro, Mojosari, Mojoanyar, Pungging, dan Dlanggu.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Polres Mojokerto bersama Polsek jajaran melakukan patroli objek vital, mengecek kondisi stok BBM, serta berkoordinasi dengan pengelola dan karyawan SPBU. Koordinasi tersebut mencakup informasi mengenai proses pengisian dan rencana pengiriman BBM untuk mengetahui perkembangan ketersediaan di lapangan.
Hasil pemantauan dari seluruh wilayah selanjutnya dihimpun sebagai bahan evaluasi dan pemantauan lanjutan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. (din)