JATIMPOS.CO/SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima kunjungan delegasi Tranmere Rovers Football Club, klub sepak bola asal kawasan Liverpool Raya, Inggris, di Balai Kota Surabaya, Senin (8/12/2025).
Lawatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama sister city antara Surabaya dan Liverpool, terutama dalam pengembangan sepak bola usia dini kategori U-14. Usai audiensi, delegasi Tranmere Rovers langsung menuju Lapangan Thor untuk menggelar coaching clinic bagi 200 siswa dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Surabaya.
Perwakilan Tranmere Rovers FC, Dan O’Donnell, mengatakan bahwa pihaknya sangat senang dapat kembali hadir di Surabaya serta melihat antusiasme pemain muda yang tinggi. “Hari ini kami senang dapat memberikan pelatihan langsung kepada 200 pemain muda. Ini kesempatan berharga bagi mereka untuk merasakan metode latihan yang biasa kami terapkan di Inggris,” ujar Dan. Ia menambahkan bahwa sesi pelatihan dirancang dengan pendekatan kompetitif namun menyenangkan, termasuk permainan dengan sistem gugur (knockout competition) agar suasana pelatihan tetap ceria dan inklusif bagi seluruh peserta.
Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Kota Surabaya, Sidharta Praditya Revienda Putra, yang hadir mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa kunjungan Tranmere Rovers tahun ini berada pada momentum penting dalam penguatan program kolaborasi. Ia menegaskan bahwa fokus kerja sama adalah transfer pengetahuan dan peningkatan kualitas pelatih serta pemain usia muda melalui kegiatan berjenjang. “Kami dorong agar kerja sama ini diwujudkan melalui program yang terencana dan berkelanjutan, termasuk coaching clinic lanjutan,” katanya.
Menurut Sidharta, Pemkot Surabaya kini tengah mematangkan agenda lanjutan untuk tahun 2026, termasuk rencana menghadirkan pelatih profesional Tranmere Rovers dalam durasi lebih panjang. “Harapannya pelatihan dapat dilakukan secara tatap muka dan intensif. Realisasinya sedang diupayakan pada 2026 atau 2027,” jelasnya.
Evaluasi program sepanjang 2025 menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pelatih lokal. Karena itu, Pemkot berencana memperkuat mekanisme monitoring dan evaluasi agar kerja sama semakin terukur dan memberikan manfaat luas.
Selain aspek teknis, Tranmere Rovers juga menekankan pendekatan holistik dalam pelatihan pemain muda, termasuk kesadaran terhadap pentingnya nutrisi dan kebugaran fisik jangka panjang. Ke depan, klub ini berharap pelaksanaan coaching clinic di Surabaya dapat berlangsung lebih lama dari format satu hari.
“Kami ingin mengembangkan format pelatihan selama satu minggu penuh agar materi bisa lebih mendalam, baik untuk sesi massal maupun pelatihan teknis bagi talenta terpilih,” tutur Dan.
Mengakhiri rangkaian kegiatan, Dan O’Donnell menyampaikan pesan sederhana kepada para pemain muda Surabaya. “Dengan kemampuan yang kalian miliki hari ini, hal terpenting adalah menikmati permainan sepak bola,” pungkasnya. (fred)