JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember berhasil mengawal dan memfasilitasi pemulangan jenazah korban tenggelamnya KMP Virgo 8 di Kabupaten Jember. 

Salah satunya korban yang berasal dari Dusun Leces, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Sabtu (10/10/2026) siang.

Korban jiwa dari insiden tragis tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, akhirnya berhasil diidentifikasi. 

Kepala BPBD Kabupaten Jember sekaligus Kapusdalops Penanggulangan Bencana Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, memberikan keterangan resmi terkait perkembangan evakuasi korban insiden maritim yang terjadi pada hari Minggu, 13 September 2026 tersebut. 

"Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh BPBD Provinsi Jawa Timur, dari total empat orang korban yang berasal dari Kabupaten Jember, satu korban sebelumnya telah berhasil ditemukan dan Perkembangan terbaru pada hari Kamis lalu menunjukkan bahwa tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan telah berhasil mengidentifikasi satu korban meninggal dunia lainnya," ungkap Edy.

Korban teridentifikasi atas nama Abdul Rasyid, seorang pemuda berusia 30 tahun yang tercatat sebagai warga Dusun Leces, RT 02 / RW 06, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah. Almarhum diketahui sehari-hari bekerja sebagai kernet truk dengan nomor polisi P 8332 ED yang bermuatan ikan dari ekspedisi Ganie. 

Menindaklanjuti hasil identifikasi tersebut, jajaran BPBD Kabupaten Jember bersama pihak keluarga bergerak cepat untuk mempersiapkan penyambutan jenazah. 

"Jenazah almarhum Abdul Rasyid diberangkatkan dari Bandara Banjarmasin pada Jumat pagi pukul 07.00 waktu setempat dan Jenazah dijadwalkan tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo, untuk kemudian langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Sruni, Jenggawah," ulasnya.

"Rombongan pengantar diperkirakan akan tiba di rumah duka pada pukul 11.00 hingga 12.00 siang," tambahnya.

Pemerintah Desa Sruni bersama para warga, tetangga, serta handai tolan juga telah bergotong royong mempersiapkan segala keperluan prosesi pemakaman almarhum sejak pagi hari. 

"kami BPBD Jember bersama para relawan siap menyambut kedatangan jenazah untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga demi kelancaran prosesi persemayaman terakhir," lengkapnya.

Dengan ditemukannya dua dari empat korban asal Jember sejauh ini (satu selamat/ditemukan sebelumnya dan satu teridentifikasi meninggal dunia), pihak BPBD Kabupaten Jember akan terus memantau dan memberikan informasi lanjutan mengenai perkembangan penanganan korban KMP Virgo 8 lainnya. (Ari)