JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN – Upaya pemerataan pembangunan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mulai direalisasikan di daerah. Panglima Infanteri Divisi II Kostrad Mayjen TNI Primadi Saifulsulun meresmikan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih di Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jumat (26/6/2026).
Jembatan tersebut dibangun untuk membuka akses masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan sarana penghubung. Kehadiran infrastruktur itu diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga sekaligus menggerakkan roda perekonomian di kawasan setempat.
Peresmian dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pasuruan, di antaranya Danyon Zipur X, Dandim 0819/Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota, Kajari Kota Pasuruan, Wakil Wali Kota Pasuruan H. Nawawi, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Penjabat Sekretaris Daerah, Camat Bugul Kidul, Lurah Bakalan, serta masyarakat.
Mayjen TNI Primadi menegaskan pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam memperluas konektivitas antardaerah, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.
"Jembatan ini merupakan program Bapak Presiden Prabowo untuk mempermudah akses masyarakat yang sulit dijangkau. Program seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan," kata Primadi.
Menurut dia, Jembatan Gantung Garuda Merah Putih merupakan proyek perdana yang direalisasikan di Kota Pasuruan. Model pembangunan serupa akan terus didorong di daerah lain yang membutuhkan akses penghubung.
"Ini merupakan jembatan pertama yang kita bangun di Kota Pasuruan. Ke depan, pembangunan akan terus dilakukan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," ujarnya.
Primadi menambahkan, pembangunan infrastruktur dasar tidak hanya bertujuan mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat ketahanan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Wakil Wali Kota Pasuruan H. Nawawi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan TNI dalam merealisasikan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas itu akan memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
"Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Pasuruan. Jembatan ini diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Nawawi.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Panglima Infanteri Divisi II Kostrad, dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas rampungnya pembangunan.
Nawawi mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. "Fasilitas ini merupakan aset bersama yang harus dijaga agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang," pungkasnya. (Shl)