JATIMPOS.CO/PAMEKASAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Pamekasan belum mendapat temuan prihal tembakau Jawa masuk ke Kabupaten Pamekasan.


Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol-PP Pamekasan, Yusuf Wibisono usai melakukan penghadangan dibeberapa titik jalan masuk ke wilayah Kabupaten Pamekasan.

"Kita bekerja sudah 3 hari ini masih belum ada temuan karena ini masih awal. Panen tembakau pun berdasarkan data yang bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan Pamekasan itu puncak masa panen ini minggu ketiga dan keempat di bulan September dan Minggu pertama di bulan November termasuk pembelian tembakau di beberapa gudang masih belum buka juga," Senin (14/9/2020).

Menurutnya, tiga titik jalan yang menjadi lokasi penghadangan tersebut terletak di Desa Ambat, Desa Proppo dan Desa Orai. Bahkan, pihaknya juga mendirikan posko yang berlokasi di Kantor Satpol-PP sebagai tempat pengaduan masyarakat mengenai tembakau luar masuk ke Pamekasan.

"Kita gerakan nanti setelah ada laporan dari masyarakat. Selain itu kami juga patroli karena tidak semua titik kita jaga, sebab akses pintu masuk ke Pamekasan itu banyak dan  kita punya 1 regu untuk mobile," papar Pak Yusuf.

Pak Yusuf sapaannya mengatakan, semua mobil pengangkut barang seperti truk, pickup dan BOK telah berhasil dihentikan. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya tembakau luar Madura masuk ke Pamekasan.

"Kita hentikan tiap kendaraan tertutup karena bisa jadi beralasan muat sembako dan sayuran. Dengan cara seperti ini kita lebih berhati-hati dan kita punya tenaga ahli yang tahu persis tembakau Madura dan bukan tembakau Madura dari Dinas Pertahanan Pangan itu," tutupnya. (did)


TERPOPULER