JATIMPOS.CO/JOMBANG – Anggota DPRD Jombang Fraksi PDI Perjuangan, Syaifulloh, ST, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang agar segera memasang kembali Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Jalan Cukir–Mojowarno setelah proyek pelebaran jalan selesai dan dilakukan serah terima pekerjaan.
Permintaan tersebut disampaikan Syaifulloh saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, Kamis (16/07/2026).
Menurutnya, keberadaan PJU menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan setelah proyek pelebaran jalan selesai. Jalan yang telah diperlebar justru berpotensi membahayakan pengguna apabila dibiarkan gelap pada malam hari.
"Dalam RDP bersama Dinas PUPR dan Dinas Perkim Kabupaten Jombang, kami meminta agar setelah pelebaran Jalan Cukir–Mojowarno selesai dan dilakukan serah terima pekerjaan, penerangan jalan umum atau PJU segera dipasang kembali," ujar Syaifulloh.
Ia menegaskan, kondisi jalan yang lebih lebar tanpa didukung penerangan yang memadai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
"Jangan sampai jalan sudah lebar dan bagus, tetapi dibiarkan gelap hingga membahayakan pengguna jalan dan memicu kecelakaan lalu lintas," tegasnya
Selain menyoroti pemasangan PJU, legislator PDI Perjuangan itu juga memberikan masukan terhadap rencana pelaksanaan proyek tahap ketiga. Ia meminta agar proses perencanaan disempurnakan sehingga kebutuhan fasilitas pendukung telah diperhitungkan sejak awal.
Syaifulloh menilai koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya dengan Dinas Perhubungan, perlu dilakukan sejak tahap perencanaan agar pembangunan berjalan lebih efektif dan tidak menimbulkan pekerjaan tambahan setelah proyek utama selesai.
"Kami juga meminta agar pada pelaksanaan tahap ketiga, perencanaannya disempurnakan. Kebutuhan PJU harus sudah diintegrasikan sejak awal melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan, sehingga pembangunan tidak berhenti pada pelebaran jalan saja, tetapi benar-benar tuntas, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan Jalan Cukir–Mojowarno tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas jalan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jalan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara optimal. (her)