JATIMPOS.CO/PASURUAN — DPRD Kabupaten Pasuruan mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Pasuruan sepanjang 2025 dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Senin (30/3/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menyebut berbagai capaian dan penghargaan yang diraih menjadi indikator positif jalannya pemerintahan daerah.
“Kami mengapresiasi capaian yang diraih. Ini menunjukkan kinerja pemerintah daerah berjalan dengan baik, namun tetap perlu evaluasi agar ke depan lebih optimal,” ujar Samsul.
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam kesempatan yang sama menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada DPRD.
“LKPj ini memuat capaian pembangunan, pelayanan publik, serta pengelolaan keuangan daerah selama 2025,” kata Rusdi.
Ia menjelaskan, di sektor pendidikan partisipasi anak usia sekolah menunjukkan tren positif. Sementara itu, kondisi jalan kabupaten dalam kategori mantap mencapai sekitar 78 persen dari total panjang jalan.
Di bidang sosial, layanan perlindungan masyarakat dan bantuan sosial disebut telah mencapai target. Jumlah pelanggaran peraturan daerah yang diselesaikan juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi tata kelola, Pemkab Pasuruan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK serta penghargaan koperasi tingkat Jawa Timur.
Secara makro, pertumbuhan ekonomi daerah meningkat, diikuti kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan penurunan angka kemiskinan.
Realisasi APBD 2025 mencatat pendapatan daerah lebih dari Rp4 triliun, dengan belanja daerah hampir setara dan menyisakan SiLPA ratusan miliar rupiah.
Rapat paripurna selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembahasan oleh DPRD untuk menghasilkan rekomendasi sebagai bahan evaluasi kinerja pemerintah daerah. (shl)