JATIMPOS.CO/KEDIRI - Target Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kediri terus mengalami peningkatan. Dari data KDMP target Kodim 0809 sebanyak 390 titik lokasi, yang sudah terbangun sebanyak 282.
Disampaikan Pejabat Penghubung (Pabung) Kodim 0809 Mayor Inf. Ngatari, masih ada sekitar lima titik lokasi terberat yang belum terbangun diantaranya wilayah kawasan perhutani.
"Lima titik lokasi tersebut di Kecamatan Puncu (Puncu, Satak, Manggis) dan di Kecamatan Ngancar (Ngancar, Sempu). Jika mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, semua harus segera terlaksana dan juga butuh dukungan penuh untuk mensukssekan PSN tersebut," ucap Ngatari.
Sementara itu, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah mengatakan, di tahun 2026 merupakan tahun akselerasi dimana KDMP ini hadir sebagai solusi nyata untuk mengoptimalkan rantai pasok yang selama ini terlalu panjang.
"Program ini bertujuan memutus rantai pasok yang panjang, masyarakat yang ada di desa kebanyakan berprofesi petani, saat musim panen mempunyai harga tawar, disini KDMP memberikan harga jual yang lebih adil dan kompetitif. Sehingga bisa menekan inflasi dan praktek-praktek tengkulak yang bisa merugikan rakyat kecil," kata Dandim via VC WhatsApp.
Ia juga meminta dukungan dalam pembangunan KDMP agar berjalan lancar, dengan harapan adanya KDMP akan kembali dalam bentuk kesejahteraan bagi warga desa di seluruh Kabupaten Kediri.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Ringinsari, Ali Mustofa menuturkan, pembangunan KDMP di Desa Ringinsari sudah mencapai 60 persen. Letak lokasi pembangunan KDMP di timur lapangan desa, yang kini sudah pemasangan kap atas.
"Dengan dibangunnya KDMP bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat desa dan pengembangan ekonomi lokal desa. Dengan harapan kedepan KDMP bisa berkembang meningkatkan kemandirian desa dan ekonomi masyarakat," kata Ali via WhatsApp, Jumat (6/2/2026). (priez)