JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN – Warga digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di area persawahan Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Senin (23/3/2026) sore. Korban diduga tewas akibat kekerasan.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.06 WIB oleh dua warga yang hendak memancing di sekitar lokasi. Keduanya melihat tubuh korban tergeletak di area sawah, lalu segera melaporkan temuan itu kepada ketua RW setempat.
Informasi tersebut diteruskan ke Polsek Rejoso. Petugas bersama tim Inafis Polres Pasuruan Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, mengatakan pihaknya masih mengusut kasus tersebut dengan memeriksa saksi-saksi dan menelusuri petunjuk di lapangan.
“Kami dalami seluruh keterangan dan bukti untuk mengungkap peristiwa ini,” ujarnya.
Setelah proses identifikasi awal, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Porong guna menjalani autopsi. Polisi juga mengajukan permohonan pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka pada bagian kepala. Ditemukan retak di tulang dahi kanan, pendarahan otak, serta patah tulang rusuk di sisi kiri.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, menyebut korban tidak membawa identitas saat ditemukan. “Kami masih berupaya mengidentifikasi korban dan menelusuri asal-usulnya,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi korban saat ditemukan setengah telanjang dan memiliki tato bergambar perempuan di paha kiri. Polisi menduga kuat korban mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia.
Berdasarkan analisis sementara, korban diperkirakan meninggal tiga hingga delapan jam sebelum ditemukan. Hingga kini, polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kematian tersebut. (shl)
