JATIMPOS.CO/JOMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 2.495 penerima manfaat yang terdiri dari Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS). Penyaluran bantuan ini dilakukan secara merata di 6 titik lokasi Senin pagi (16/03/2026).
Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Lapangan Pemkab Jombang, dihadiri oleh Wakil Bupati Salmanudin Yazid, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Kepala Dinas Sosial Agung Hariadi serta jajaran Forkopimda.
Wakil Bupati Salmanudin Yazid menjelaskan, total bantuan yang disalurkan terdiri dari 5 kilogram beras dan uang tunai sebesar Rp 100 ribu untuk setiap penerima. Dari total tersebut, sebanyak 2.200 penerima merupakan PPKS dan 295 penerima berasal dari PSKS.
"Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahun. Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang untuk peduli kepada masyarakat kurang mampu, terutama di bulan Ramadan," ungkap Gus Wabup sapaan Wakil Bupati.
Gus Wabup Salmanudin menegaskan komitmennya untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu melalui bantuan tunai dan pangan.
"Bantuan Sosial yang disalurkan bersumber dari APBD Kabupaten Jombang tahun anggaran 2026 ini ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat pra sejahtera atau kurang mampu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi harga komoditas beras", tuturnya.
Gus Wabup juga berharap, penyaluran bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu perekonomian menjelang lebaran.
"Kami berharap, bantuan ini bukan hanya dilihat dari besar kecilnya nominal, tetapi dari niat tulus pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi bapak dan ibu beserta keluarga tercinta," ungkapnya.
Gus Wabup mengajak seluruh masyarakat Jombang untuk menjaga kebersamaan dan solidaritas sosial. "Di bulan Ramadan ini, mari kita tingkatkan nilai-nilai kepedulian, saling membantu, serta menjaga persatuan dan kerukunan," ucapnya.
"Jangan sampai ada perpecahan di antara kita, karena kebersamaan adalah kunci utama dalam mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jombang, Agung Hariadi, menjelaskan bahwa Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Jombang untuk terus mendukung masyarakat yang membutuhkan, terutama di momen-momen penting seperti bulan Ramadan dan menjelang Lebaran.
"Harapannya dengan bantuan ini, bisa meringankan beban ekonomi para penerimaan manfaat. Mengingat menjelang hari raya, biasanya ada beberapa harga sembako naik, diharapkan masyarakat Jombang dapat merayakan Lebaran dengan lebih baik dan sejahtera. (her)
