JATIMPOS.CO/BANGKALAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa semangat mencintai tanah air harus diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, nasionalisme tidak cukup hanya diwujudkan dalam slogan, tetapi juga melalui pembangunan yang mampu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi rakyat.

Pesan tersebut disampaikan AHY saat memberikan Tausiah Kebangsaan di hadapan ratusan mahasantri Mahad Aly Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan, Minggu (2/8/2026).

Dalam tausiahnya, AHY mengajak seluruh elemen bangsa bergandengan tangan mengurangi kemiskinan, mengatasi ketimpangan antarwilayah, serta memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan lapangan pekerjaan.

"Kecintaan terhadap tanah air itu juga harus dibarengi dengan kesejahteraan untuk semua. Dengan sejahtera kita semakin mencintai tanah air kita, mencintai bangsa kita, mencintai negara ini," ujarnya.

Menurut AHY, masyarakat harus memiliki kesempatan memperoleh pekerjaan yang layak, penghasilan yang memadai, dan daya beli yang mampu memenuhi kebutuhan keluarga. Ia menilai kesejahteraan menjadi fondasi penting dalam memperkuat rasa memiliki terhadap bangsa.

Karena itu, ia mengajak pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga pondok pesantren untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan.

AHY menilai pesantren memiliki peran strategis karena memiliki kedekatan dengan masyarakat sekaligus berkontribusi dalam membangun karakter generasi muda.

"Mari kita terus bergandengan tangan dalam semangat sinergi dan kolaborasi. Pemerintah, kalangan dunia usaha, dunia akademisi, berbagai komunitas termasuk tentunya pondok-pondok pesantren yang memiliki akar yang kuat di daerah masing-masing," katanya.

Usai memberikan tausiah, AHY bersama jajaran Partai Demokrat melepas bantuan air bersih yang diinisiasi anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Hasani Bin Zubair. Bantuan tersebut ditujukan bagi sejumlah pondok pesantren di empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

"Tadi kita melepas dukungan air bersih untuk berbagai pondok pesantren lainnya, dan menyasar semua kabupaten yang ada di Pulau Madura ini. Bukan hanya Bangkalan, tapi juga Sampang, Pamekasan, dan Sumenep," ucapnya.

Selain itu, AHY juga melepas bantuan kendaraan roda tiga untuk mendukung pengangkutan sampah. Ia menilai pengelolaan lingkungan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

"Isu lingkungan menjadi isu kita semuanya. Jangan sampai sampah bertebaran dan tidak dikendalikan atau tidak dikelola dengan baik," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, AHY juga menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai penopang peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, jalan, jembatan, air bersih, pendidikan, dan layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus terus dipenuhi pemerintah.

"Kita berharap ekonomi di Madura, termasuk para pelaku UMKM, bisa tumbuh dengan baik. Negara, pemerintah harus terus hadir. Dari sisi pembangunan infrastruktur juga harus terus dikawal karena jalan, jembatan, dan semua fasilitas umum termasuk air bersih, ini adalah kebutuhan dasar masyarakat kita," kata AHY.

Ia berharap pembangunan yang dilakukan pemerintah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madura sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, serta generasi muda. (zen)