JATIMPOS.CO/MOJOKERTO – Suasana haru menyelimuti kediaman Suud di Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (21/9/2026).

Di tengah penantian kabar keberadaan Suud yang masih dalam pencarian setelah insiden tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, keluarga mendapat dukungan langsung dari Bupati Mojokerto Dr H Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum.

Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto, datang bersama jajaran pemerintah dan unsur Forkopimcam Pacet. Kehadiran tersebut untuk menemui keluarga sekaligus memberikan penguatan moril.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memimpin doa bersama. Harapannya, Suud segera ditemukan dan keluarga diberi kekuatan menghadapi situasi tersebut.

“Semoga Pak Suud segera ditemukan dalam keadaan selamat. Mari kita bersama-sama berdoa agar beliau segera ditemukan dan keluarga diberikan kekuatan serta kesabaran,” ujar Gus Barra.

Kepada Bupati, istri dan dua putri Suud menceritakan perjalanan sang ayah sebelum akhirnya dinyatakan hilang.

Suud diketahui berangkat ke Kalimantan untuk mengantarkan barang. Perjalanan tersebut menjadi pengalaman pertamanya membawa muatan menuju wilayah tersebut.

Sebelum berangkat, sang istri bahkan sempat meminta Suud agar tidak pergi. Namun, Suud tetap berangkat karena ingin mendapatkan pengalaman baru.

Kontak terakhir keluarga dengan Suud terjadi Sabtu sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, Suud masih sempat memberi kabar kepada keluarganya bahwa dirinya sedang makan siang. Setelah komunikasi tersebut, tidak ada lagi kabar yang diterima keluarga.

Kepala Desa Mojokembang Wahab mengatakan, Suud berangkat sebagai sopir bersama seorang kernet untuk mengantarkan muatan dari Mojokerto menuju Kalimantan.

“Untuk kernetnya sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, Pak Suud sampai saat ini masih dalam pencarian,” ungkap Wahab.

Meski masih diliputi kecemasan, keluarga memilih tetap menaruh harapan. Mereka meyakini Suud masih dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Karena itu, keluarga belum menggelar tahlil. Mereka memilih memperbanyak doa sembari menunggu perkembangan proses pencarian.

Sementara itu, Plt Camat Pacet Djoko Widjayanto mengapresiasi langkah Bupati Mojokerto yang turun langsung menemui keluarga Suud.

“Terima kasih atas kunjungan Bupati Mojokerto ke keluarga korban. Semoga kehadiran beliau dapat meringankan beban keluarga,” katanya.

Djoko menambahkan, doa bersama menjadi bagian penting dalam kunjungan tersebut. Doa dipimpin langsung oleh Bupati Mojokerto untuk mendoakan keselamatan Suud sekaligus menguatkan keluarga.

“Kami semua berdoa yang dipimpin oleh Bupati untuk keselamatan korban serta memberikan kekuatan dan semangat kepada keluarga,” imbuhnya. (din)