JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER - Lebih dari 10.000 anggota Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menyerukan dukungan mereka terhadap program-program strategis pemerintah dengan menggelar aksi damai pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Dengan mengusung tema "Mengawal Program Strategis Pemerintah Republik Indonesia dalam rangka Mewujudkan Indonesia Sejahtera," aksi tersebut berlangsung dengan tertib, menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat dalam mendorong kemajuan negara.
Dalam orasi yang disampaikan, Korlap aksi FMJM Agus Nur Yasin menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap selaras dengan semangat Undang-Undang Dasar 1945, khususnya dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Mereka percaya, program-program prioritas nasional yang diluncurkan pemerintah memiliki andil besar dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia dan perekonomian lokal.
“Tiga inisiatif utama yang menjadi sorotan FMJM adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat (SR). Ketiganya telah membawa dampak positif nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas gizi, mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan pekerjaan baru, hingga memperluas akses pendidikan untuk keluarga kurang mampu,” kata Agus Nus Yasin di Gedung DPRD Jember.
Agus menambahkan pelaksanaan program-program ini juga sejalan dengan agenda pemerintah untuk menekan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran, mencegah stunting dan gizi buruk, serta mempercepat tercapainya visi besar Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, keberlanjutan dan penyempurnaan program-program ini menjadi urgensi yang perlu terus dikawal dengan perhatian semua pihak.
“Kami mengajukan delapan poin aspirasi yang salah satunya menegaskan dukungan kuat terhadap keberlanjutan program MBG, KDMP, dan SR. Tak hanya menyuarakan dukungan, kami atas nama FMJM juga mendesak Pemerintah Republik Indonesia beserta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap sistem serta tata kelola setiap program agar lebih transparan, akuntabel, dan sesuai sasaran,” tambahnya.
Aspirasi yang disampaikan FMJM diterima langsung oleh Ahmad Halim, Ketua DPRD Jember. Dalam sambutannya, ia menyambut baik inisiatif masyarakat dalam menyuarakan aspirasi melalui cara-cara damai. Hal ini ia pandang sebagai bentuk partisipasi positif dalam mendukung sekaligus mengawasi implementasi Program Strategis Nasional (PSN) pemerintah.
“Dukungan terhadap program seperti MBG merupakan langkah konstruktif, bahkan tadi FMJM juga mengingatkan pentingnya perbaikan sistem tata kelola agar program berjalan dengan lebih efektif, terbuka, dan bebas dari penyimpangan. Di antara hal yang disoroti adalah pembenahan tata kelola BGN, penguatan pengawasan di lapangan, serta komitmen penuh untuk menjaga kesatuan bangsa dari berbagai gangguan seperti provokasi dan ujaran kebencian terhadap Presiden Prabowo,” tegas Halim.
Lebih jauh, Ketua DPRD Jember menjelaskan bahwa masukan dari FMJM akan menjadi bahan diskusi dengan pemerintah daerah untuk merancang strategi yang lebih baik ke depan. Dia mencontohkan perlunya perbaikan sistem operasional dapur penyedia layanan MBG di Jember sehingga manfaat program tersebut benar-benar dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.
“Program seperti MBG dan penguatan sektor pangan disebutnya sebagai pilar penting dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat dan produktif. saya menekankan bahwa keberlanjutan program-program ini tidak hanya membutuhkan komitmen pemerintah, melainkan juga dukungan masyarakat luas. Transparansi dan akuntabilitas tetap harus menjadi landasan bagi semua pihak,” ulasnya.
Aksi FMJM juga menyerukan pentingnya menjaga harmoni bangsa. Mereka dengan tegas menentang segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, serta aksi-aksi yang dapat memecah belah persatuan nasional. Mereka pun meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu stabilitas dan kedamaian negeri. Aksi ini tidak hanya menunjukkan kekompakan masyarakat Jember dalam mendukung pembangunan nasional tetapi juga menjadi bukti bahwa sinergi antara rakyat dan pemerintah adalah kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera. (Ari)