JATIMPOS.CO/TUBAN – Komisi III DPRD Tuban Tulus Setyo Utomo menyampaikan pesan kepada Pemkab Tuban pasca kebakaran di pasar baru. Atas kondisi yang memprihatinkan tersebut, ia meminta kepada pemerintah daerah untuk memberikan bantuan terhadap pedagang yang kehilangan lapak dan barang dagangannya.

“Pemerintah daerah harus ikut memikirkan bagaimana 15 pedagang yang sudah kehilangan barang dagangan bisa mendapatkan bantuan finansial, ini penting agar mereka bisa kembali menyambung hidup dan berdagang lagu,’’ kata Tulus.

Kebakaran Pasar Tuban pada Kamis (23/4/2026) dini hari lalu menyisakan duka bagi 15 pedagang. Sebab, banyak barang yang hangus terbakar bersama lapak yang luluh lantak. Nilainya kerugiannya pun tidak sedikit. Rata-rata mencapai ratusan juta.

Ketua komisi bidang keuangan dan perekonomian itu menjelaskan, bantuan finansial untuk pedagang bisa berupa fasilitasi pinjaman ke bank dengan bunga yang sangat rendah, atau malah pemerintah memberikan bantuan dana untuk pengembangan bisnis melalui dinas terkait. Atau, bisa juga dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan bantuan biaya. 

“Berapa pun itu sangat berharga bagi teman-teman pedagang,’’ bebernya.

Menurut Tulus, bantuan itu sangat penting karena pedagang membutuhkan uang untuk diputar. Apalagi, setelah semua barang dagangannya hangus terbakar.

“Untuk kembali menyetok barang saja sudah kesusahan. Sehingga, kehadiran pemerintah untuk membantu pedagang itu sangat penting,’’ jelasnya.

Lebih lanjut, Tulus menyampaikan, selain bantuan biaya untuk pedagang, Ketua Fraksi PDIP DPRD Tuban itu juga menyoroti agar pemerintah melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban melakukan penataan instalasi listrik di semua pasar tradisional.

Meski belum ada laporan resmi terkait penyebab kebakaran, tapi dugaan kejadian kebakaran berdasarkan laporan pedagang disebabkan korsleting listrik. Sehingga, penting untuk penataan jaringan listrik.

“Penting juga pengecekan rutin instalasi listrik di semua kios dan los di semua pasar tradisional agar kedepan kejadian serupa tidak terulang kembali,’’ tuturnya. (min)