JATIMPOS. CO/ MOJOKERTO – Suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, berlangsung semarak. Salah satunya melalui kegiatan Bazar UMKM yang digelar di Dusun Sidodadi, Sabtu (15/8/2026) malam.

Puluhan pelaku usaha memanfaatkan momentum tersebut untuk menawarkan berbagai produk kepada masyarakat. Sekitar 60 stan berdiri di lokasi bazar dengan aneka dagangan, mulai kebutuhan pangan seperti sayur dan buah, makanan serta minuman tradisional, hingga beragam produk olahan.

Kegiatan yang berlangsung dengan konsep pemberdayaan masyarakat tersebut mayoritas diikuti pelaku UMKM asal Desa Singowangi. Panitia juga membuka ruang bagi pedagang dari luar desa untuk turut berpartisipasi.

Ketua Panitia Bazar UMKM Desa Singowangi, Muji Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangka memperingati kemerdekaan, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi warga.

“Bazar ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk berjualan sekaligus meramaikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” ujarnya.

Menurut Muji, keberadaan UMKM di Desa Singowangi memiliki potensi yang cukup besar. Karena itu, ia berharap pelaku usaha lokal mendapatkan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan agar mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pemasaran.

“Harapannya UMKM di Singowangi semakin berkembang dan produknya semakin dikenal masyarakat luas. Kami juga berharap ada perhatian dan pembinaan dari pemerintah daerah melalui dinas terkait,” katanya.

Menariknya, seluruh pelaksanaan bazar tersebut didukung melalui swadaya masyarakat. Panitia tidak memperoleh anggaran dari sponsor maupun Pemerintah Desa Singowangi.

Untuk kebutuhan kebersihan, pedagang lokal dikenai iuran sebesar Rp10 ribu. Sedangkan peserta dari luar desa memberikan kontribusi sekitar Rp20 ribu.

Selain menjadi pusat transaksi produk UMKM, kegiatan tersebut juga dikemas dengan hiburan dan undian berhadiah. Panitia mencatat sekitar 2.000 kupon berhasil terjual dengan harga Rp5 ribu per kupon.

Berbagai hadiah disiapkan untuk menarik minat masyarakat, di antaranya peralatan rumah tangga, kipas angin hingga hadiah utama berupa sepeda motor listrik. Total nilai hadiah yang disediakan mencapai sekitar Rp3 juta.

Dari aktivitas perdagangan selama bazar, panitia memperkirakan terjadi perputaran uang hingga sekitar Rp25 juta. Angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat sekaligus menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet penjualan.

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan musik elektone. Pengundian hadiah dilakukan secara bergantian di sela-sela hiburan musik sehingga suasana lokasi tetap ramai hingga malam.

Muji berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang terus berkembang pada peringatan kemerdekaan tahun-tahun berikutnya. Ia menargetkan semakin banyak pelaku UMKM yang terlibat dan jumlah pengunjung meningkat.

“Semoga kegiatan ini bisa terus digelar dan semakin besar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama para pelaku UMKM,” pungkasnya. (din)