JATIMPOS.CO//KOTA PASURUAN – Sebanyak 30 perusahaan mengikuti Bursa Kerja (Job Fair) Kota Pasuruan 2026 di Gedung Harmonie, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro itu mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.

Sekitar 2.500 pencari kerja tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Bursa kerja ini mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan dari berbagai sektor industri dan jasa.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan, bursa kerja merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Job Fair merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Pasuruan dalam membuka akses kesempatan kerja dan mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha,” kata Adi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, tingkat pengangguran terbuka Kota Pasuruan pada 2025 tercatat sebesar 4,59 persen. Adi menilai kondisi tersebut membutuhkan sinergi berbagai pihak untuk memperluas penyerapan tenaga kerja.

“Diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat untuk menekan angka pengangguran serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Selain menggelar bursa kerja, Pemkot Pasuruan berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mengembangkan kawasan industri di Blandongan. Langkah tersebut diharapkan dapat menarik investasi sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Adi juga meminta pencari kerja mempersiapkan dokumen lamaran dan meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan. Lembaga pendidikan dan pelatihan kerja diharapkan turut menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri.

“Kita ingin memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan,” tutur Adi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Pasuruan, Imam Subekti, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjembatani pencari kerja dengan dunia usaha dan industri.

“Semoga Job Fair ini membuka semakin banyak kesempatan kerja bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memberikan hasil terbaik bagi pencari kerja dan perusahaan yang berpartisipasi,” kata Imam.

Perusahaan yang berpartisipasi berasal dari berbagai sektor, mulai dari ritel, pembiayaan, manufaktur, telekomunikasi, perbankan, perhotelan, hingga logistik dan jasa.

Sejumlah perusahaan peserta di antaranya PT Indomarco Prismatama, FIFGROUP, Permodalan Nasional Madani, XLSmart, Bank BTN Syariah, Mayora, JNE Cabang Pasuruan, dan Planet Ban. (shl)