JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN – Sebanyak 74 pelajar putra putri terbaik tingkat SMA/sederajat di Kota Pasuruan resmi memasuki masa pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Tahapan awal ditandai dengan Upacara Tradisi Tantingan yang berlangsung di Markas Yonzipur 10/JP, Kamis (6/8/2026).

Prosesi tersebut menjadi awal pembinaan intensif bagi para calon Paskibraka sebelum menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Upacara dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pasuruan dan dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Pasuruan Heri Dwi Sujatmiko, Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Dra. Hj. Fatimah, jajaran pelatih dari TNI dan Polri, pengurus senior Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Pasuruan, serta seluruh peserta diklat.

Kepala Bakesbangpol Kota Pasuruan Heri Dwi Sujatmiko mengatakan seluruh peserta yang mengikuti tahapan tersebut merupakan hasil seleksi berjenjang dengan berbagai indikator penilaian. Menurutnya, mereka merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya membawa nama baik daerah.

"Seluruh peserta yang mengikuti tantingan berjumlah 74 orang. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat tekad, disiplin, dan komitmen mereka sebelum menjalani pendidikan dan pelatihan secara penuh," ujar Heri.

Ia menjelaskan, tradisi tantingan bukan sekadar seremoni pembukaan, melainkan proses untuk menguji sekaligus memantapkan kesiapan fisik, mental, dan moral peserta. Tahapan itu menjadi bekal penting sebelum mereka menerima tanggung jawab sebagai pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Selama mengikuti pemusatan latihan, para calon Paskibraka akan memperoleh pembinaan menyeluruh. Materi yang diberikan meliputi pelatihan baris-berbaris, kepemimpinan, pembentukan karakter, kedisiplinan, hingga penguatan wawasan kebangsaan dan nasionalisme.

Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Kota Pasuruan Dra. Hj. Fatimah mengungkapkan, Kota Pasuruan juga berhasil mengirimkan wakilnya ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Dari empat peserta yang mengikuti seleksi provinsi, satu pasang dinyatakan lolos.

"Hayya Luthfiyyah Inas dari SMKN 1 Kota Pasuruan dan Muhammad Nabiil Al Ghaaziy dari SMAN 1 Kota Pasuruan terpilih menjadi calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur. Sementara dua peserta lainnya kembali bergabung untuk memperkuat tim Paskibraka Kota Pasuruan," kata Fatimah.

Salah seorang peserta Paskibraka Kota Pasuruan, Hayya Luthfiyyah Inas mengaku bangga dapat menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera tahun ini. Ia menilai seluruh proses seleksi hingga memasuki masa diklat menjadi pengalaman berharga yang akan dijalani dengan penuh tanggung jawab.

"Saya merasa bersyukur bisa dipercaya menjadi calon Paskibraka Kota Pasuruan. Kami siap mengikuti setiap latihan dengan sungguh-sungguh agar dapat memberikan penampilan terbaik saat Upacara 17 Agustus nanti dan mengharumkan nama sekolah maupun Kota Pasuruan," ujarnya. (shl)