JATIMPOS.CO/TUBAN - Pelatihan pemanfaatan akuaponik dari Kampoeng Tani Tuban digelar Pertamina Rosneft Pengolahan Petrokimia (PRPP) di Balai Desa Mentoso, Kecamatan Jenu, Tuban, Sabtu (25/4/2026).

Presiden Direktur PRPP, Reizaldi Gustino, mengungkapkan hal ini bentuk komitmen PRPP dalam mengembangkan masyarakat sekitar area Proyek GRR Tuban bidang pengembangan kualitas kesehatan masyarakat.

“Generasi muda sekitar area Proyek GRR Tuban nantinya akan menjadi calon pemimpin dan ujung tombak pembangunan Indonesia di masa mendatang, oleh karena itu penting sekali untuk memastikan kualitas kesehatan masyarakat bahkan sejak usia dini," ucap Reizaldi, di Jakarta. 

Ia mengatakan ada 59 kader Posyandu dan PKK dari Desa Mentoso dan Rawasan menjadi pelopor dalam program Cantik Di Hati. Dalam konteks ini dia menyebut pada 2024, prevalensi stunting mencapai 19,8%.

Melihat kondisi ini langkah yang tidak bisa ditawar mengatasi permasalahan stunting yaitu intervensi gizi spesifik pada masa kehamilan dan intervensi gizi pada bayi dan balita di bawah dua tahun. 

"Hal ini coba diaplikasikan para kader Polindes Cipta Manunggal dengan cara mengapungkan sumber protein hewani dan sayuran secara mandiri melalui wahana budidaya ikan dan tanaman dengan sistem akuaponik sederhana," jelasnya.

Kepala Desa Mentoso, Eko Hariyanto, mengapresiasi perhatian PRPP kepada warga desanya melalui program Cantik Di Hati tahun 2026 ini. Program diharapkan dapat didampingi sehingga manfaat akuaponik ini dapat dirasakan seluas-luasnya. 

Hal senada disampaikan kader PKK Desa Rawasan, Dwi, bahwa hasil program ini nantinya akan bermanfaat utamanya pada penyediaan makanan tambahan untuk balita.

Pelatihan pengelolaan akuaponik dari Kampoeng Tani ini merupakan upaya PRPP yang aktif mendorong perbaikan kualitas kesehatan masyarakat sekitar area Proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban melalui program edukasi kesehatan bertajuk Cantik Di Hati yang telah dimulai perusahaan sejak 2024. Inisiasi pemanfaatan akuaponik sebagai sumber makanan sehat ini merupakan kelanjutan program 2025 yang diimplementasikan di Desa Wadung dan Sumurgeneng. (min)