JATIMPOS.CO/SURABAYA – Suasana akhir pekan di Taman Surya Balai Kota Surabaya kembali semarak. Air mancur yang sempat berhenti beroperasi kini kembali menyala, diiringi penampilan musik akustik dan Festival UMKM yang rutin digelar setiap Jumat hingga Minggu malam.
 
Pantauan di lokasi, Taman Surya dipadati warga yang datang bersama keluarga. Anak-anak terlihat bermain di area taman dan menikmati keberadaan sangkar burung raksasa, sementara orang tua bersantai menikmati ruang terbuka hijau di jantung Kota Pahlawan. Alunan musik akustik yang mengalir lembut menambah suasana nyaman, menjadi hiburan gratis bagi masyarakat.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Heri Purwadi, menjelaskan bahwa air mancur sempat dihentikan sementara untuk proses perbaikan dan pembersihan kolam.
 
“Pembersihan kolam dilakukan sejak Selasa, 20 Januari, dan selesai pada Jumat, 23 Januari. Setelah itu dilanjutkan pengisian air yang membutuhkan waktu sekitar dua hari. Air mancur baru bisa kembali beroperasi pada Minggu pagi, 25 Januari,” ujar Heri, Senin (26/1/2026).
 
Sementara itu, penampilan musik akustik sempat libur pada Sabtu, 24 Januari, karena area Taman Surya digunakan untuk persiapan kegiatan olahraga yang digelar pada Minggu pagi.
 
Meski demikian, Heri memastikan saat ini seluruh fasilitas sudah kembali normal dan dapat dinikmati warga.
 
“Sekarang musik akustik dan air mancur sudah kembali hadir untuk warga Surabaya yang ingin menikmati suasana malam di Taman Surya,” katanya.
 
Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kota Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos, menambahkan bahwa live musik akustik rutin digelar setiap akhir pekan sebagai upaya menghidupkan ruang publik. Namun, Balai Kota juga kerap digunakan untuk berbagai agenda kegiatan, sehingga diperlukan penyesuaian jadwal.
 
“Pada akhir pekan lalu, panggung musik harus berbagi dengan persiapan kegiatan olahraga. Live music tetap berlangsung pada Jumat dan Minggu malam, tetapi Sabtu malam tidak dapat digelar karena pengecekan sound oleh panitia,” jelas Yos.
 
Ia juga menanggapi keluhan warga di media sosial terkait pembatalan pertunjukan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf. Ke depan, pihaknya berkomitmen memperkuat koordinasi agar jadwal kegiatan lebih tertata.
 
Live musik di Taman Surya biasanya dimulai pukul 17.00 WIB, dengan jeda saat salat Magrib, dan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB. Selain musik akustik, Festival UMKM turut meramaikan suasana akhir pekan.
 
“Kami mengajak warga Surabaya untuk datang bersama keluarga dan menikmati Balai Kota sebagai ruang publik yang nyaman, ramah, dan membanggakan,” pungkas Yos. (fred)