JATIMPOS.CO/NGANJUK – Peringati acara Boyong dan Sedekah Bumi Hambangun Projo Tahun 2026 yang dihelat Pemerintah Kabupaten Nganjuk. RSUD Kertosono turut meriahkan kegiatan tersebut berbagai penampilan disuguhkan kepada ribua masyarakat yang menyaksikan, pada Sabtu (06/06/2026).

Kegiatan budaya rutin tahunan ini merupakan bentuk pelestarian sejarah perpindahan pusat pemerintahan Kadipaten Berbek ke Nganjuk yang terjadi pada 6 Juni 1880 sekaligus menjadi upaya menjaga dan melestarikan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.

Mengusung tema “Hambangun Projo Berintegritas Memajukan Negeri”, kegiatan diawali dari kawasan Berbek dan berakhir di Pendopo Kabupaten Nganjuk dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMD, perusahaan swasta, komunitas, serta masyarakat.

Direktur RSUD Kertosono, dr. Suharyono, Sp.PD, bersama istri nampak hadir memeriahkan prosesi budaya dengan mengendarai kereta dokar, bersama jajaran pimpinan perangkat daerah dalam barisan peraga tokoh-tokoh pemerintahan yang menjadi bagian dari prosesi boyong. 

RSUD Kertosono Turut Meriahkan Prosesi Boyong dan Sedekah Bumi Hambangun Projo Tahun 2026

Kehadiran Direktur RSUD Kertosono menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus bentuk partisipasi aktif rumah sakit dalam agenda kebudayaan Kabupaten Nganjuk.

Dalam agenda tersebut RSUD Kertosono mengirimkan peserta yang terdiri dari pembawa pataka, pembawa nomor peserta, pembawa banner, pembawa payung mutho, pembawa tombak, serta peserta barisan yang berjalan mulai dari Stadion Anjuk Ladang sampai Pendopo Kabupaten Nganjuk. 

Selain itu, RSUD Kertosono juga menyiapkan ambulans dan tenaga kesehatan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung kelancaran acara.

Pantauan di lokasi, para peserta RSUD Kertosono tampil mengenakan pakaian adat Jawa sesuai ketentuan dan mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan penuh semangat. Kehadiran mereka menambah semarak jalannya pawai budaya yang menampilkan berbagai elemen sejarah, kesenian, hasil bumi, serta simbol-simbol perpindahan pemerintahan dari Berbek menuju Nganjuk. 

Direktur RSUD Kertosono, dr. Suharyono, Sp.PD mengatakan, "Kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus bentuk partisipasi aktif rumah sakit dalam agenda kebudayaan Kabupaten Nganjuk,” kata Suharyono. 

Partisipasi RSUD Kertosono, sambung Suharyono dalam kegiatan Boyong dan Sedekah Bumi Hambangun Projo Tahun 2026 merupakan wujud komitmen rumah sakit untuk tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga mendukung pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah daerah. 

"Melalui keterlibatan ini, RSUD Kertosono berharap dapat semakin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya Kabupaten Nganjuk yang menjadi identitas dan kebanggaan bersama, " pungkasnya. (her)