JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN — Lautan manusia memadati kawasan start Jaladri Run 6,4 kilometer sejak pagi, Kamis, dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-64 Yonzipur 10/Jaladri Palaka, Jumat pagi (15/5/2026).
Untuk pertama kalinya digelar, ajang olahraga itu tak sekadar menjadi perlombaan lari, tetapi juga menghadirkan ruang pertemuan antara prajurit, masyarakat, komunitas, hingga pelaku UMKM dalam suasana penuh kegembiraan.
Riuh suara peserta bercampur sorak penonton mengiringi detik-detik pelepasan pelari di garis start. Warga dari berbagai usia tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas lebih terbuka dan merakyat dibanding perayaan tahun-tahun sebelumnya.
Sepanjang lintasan, masyarakat berdiri di sisi jalan memberi semangat kepada peserta. Sebagian mengabadikan momen dengan telepon genggam, sementara anak-anak melambaikan tangan kepada para pelari yang melintas.
Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya bazar UMKM dan hiburan musik yang menyedot perhatian pengunjung. Area kegiatan dipenuhi stan makanan, produk lokal, hingga komunitas olahraga yang ikut meramaikan suasana.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menilai konsep HUT Yonzipur 10 tahun ini membawa nuansa baru karena mampu mendekatkan institusi militer dengan masyarakat melalui kegiatan yang inklusif.
Menurut dia, Jaladri Run menjadi simbol kolaborasi yang memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah, TNI, pelaku usaha, dan warga Kota Pasuruan dalam satu momentum kebersamaan.
Adi menyebut keterlibatan UMKM lokal dan hiburan artis nasional memberi warna tersendiri dalam perayaan tersebut. Selain menghadirkan hiburan rakyat, kegiatan itu juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Komandan Yonzipur 10/Jaladri Palaka, Letkol Amito Surya, mengatakan tingginya animo peserta menjadi bukti bahwa masyarakat menyambut positif kegiatan yang memadukan olahraga dan hiburan dalam suasana kekeluargaan.
Ia menuturkan Jaladri Run sengaja dirancang sebagai bentuk pendekatan humanis kepada masyarakat sekaligus memperingati perjalanan panjang Yonzipur 10/Jaladri Palaka yang telah memasuki usia ke-64 tahun.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.
“Kami ingin momentum ini menjadi perekat hubungan antara Yonzipur 10 dan masyarakat. Kehadiran ribuan peserta menunjukkan semangat persaudaraan dan kebersamaan yang luar biasa,” katanya.
Saat para peserta memasuki garis finis, tepuk tangan dan sorak dukungan terus menggema. Wajah lelah para pelari seketika berubah menjadi senyum puas setelah menyelesaikan lintasan sejauh 6,4 kilometer itu.
“HUT ke-64 Yonzipur 10 tahun ini tampak berbeda, lebih mendekatkan kepada masyarakat dengan adanya Jaladri Run, ditambah hadirnya artis band nasional Andika Kangen Band serta UMKM Kota Pasuruan yang juga diberikan ruang dalam semarak kegiatan. Ini menandakan semangat kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi. Dirgahayu Yonzipur 10 Jaladri Palaka ke-64,” tambah Adi Wibowo. (shl)
