JATIMPOS.CO/ASGON – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus dibangun Personel Pos Asgon Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 516/Caraka Yudha (CY) bersama masyarakat Distrik Assue.
Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan karya bakti dengan membersihkan lingkungan sekitar pemakaman umum Distrik Assue. Kegiatan dipimpin Personel Pos Asgon Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 516/CY, Kapten Inf Eko Setyo Budi, bersama masyarakat setempat.
Sejak kegiatan dimulai, personel TNI dan masyarakat tampak bahu-membahu membersihkan area sekitar pemakaman. Mereka bekerja bersama membersihkan lingkungan dari berbagai kotoran dan rumput liar yang mengganggu, sehingga kawasan pemakaman menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman.
Bagi Personel Pos Asgon, karya bakti tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan menjaga kebersihan lingkungan. Lebih dari itu, kegiatan menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, menumbuhkan kepedulian sosial, sekaligus mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat melalui kegiatan sederhana seperti kerja bakti diharapkan dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan. Sebab, lingkungan yang bersih dan nyaman tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga hubungan yang harmonis antara prajurit dan masyarakat,” ujar Kapten Inf Eko Setyo Budi.
Menurutnya, kegiatan karya bakti juga menjadi kesempatan bagi personel TNI untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dari komunikasi dan kebersamaan yang terbangun, berbagai nilai positif seperti kepedulian, solidaritas, serta rasa memiliki terhadap lingkungan dapat terus ditumbuhkan.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika masyarakat dan TNI saling membantu, pekerjaan yang berat dapat dilakukan dengan lebih ringan dan lingkungan yang menjadi ruang bersama dapat terjaga dengan baik.
Bagi masyarakat Distrik Assue, kehadiran personel Satgas Yonif 516/CY dalam kegiatan karya bakti juga menjadi bentuk kepedulian yang dirasakan secara langsung. Interaksi yang terjalin dalam suasana kebersamaan menciptakan kedekatan sekaligus memperkuat komunikasi antara prajurit dan warga.
Karya bakti ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Semangat menjaga kebersihan lingkungan dan budaya gotong royong diharapkan dapat terus tumbuh serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
Melalui langkah sederhana, seperti membersihkan lingkungan pemakaman bersama, nilai kebersamaan dapat terus dirawat. TNI dan masyarakat pun dapat saling menguatkan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, nyaman, dan harmonis.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Bukan hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Semangat itu sejalan dengan prinsip bahwa kekuatan TNI tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah penugasan.
Bersama rakyat, TNI kuat. Rakyat adalah ibu kandung TNI. TNI akan timbul dan tenggelam bersama rakyat. (min)