JATIMPOS//BONDOWOSO. Menu ayam krispi dan ayam katsu menjadi salah satu hidangan yang paling digemari siswa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kademangan 2, Kabupaten Bondowoso.

Kepala SPPG Kademangan 2, Nur Afni Hidayat, mengatakan antusiasme siswa terhadap menu berbahan dasar ayam tersebut cukup tinggi. Bahkan, sejumlah siswa kerap meminta agar ayam krispi maupun ayam katsu kembali disajikan dalam menu MBG.

" Anak-anak sangat senang dan sering meminta menu ayam krispi dan ayam katsu," ujar Hidayat, Kamis (27/8/2026). 

Meski menjadi menu favorit, pengelola SPPG Kademangan 2 tidak menjadikannya sebagai menu yang terlalu sering disajikan. Frekuensi pemberian ayam krispi dan ayam katsu dibatasi agar siswa tetap mendapatkan variasi makanan.

Ia menjelaskan, kedua menu tersebut diberikan maksimal sekitar dua kali dalam sebulan. Pembatasan itu dilakukan bukan karena menu tersebut kurang disukai, melainkan sebagai bagian dari upaya menjaga keberagaman menu makanan yang diterima siswa.

Menurut dia, variasi menu penting agar siswa tidak cepat merasa bosan dengan makanan yang disajikan. Selain itu, keberagaman bahan pangan juga menjadi pertimbangan dalam pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat.

" Kita batasi sebulan dua kali, supaya ada kreasi menu yang lain dan anak-anak tidak bosan," katanya.

Pada Kamis (27/8/2026), salah satu menu yang disajikan SPPG Kademangan 2 adalah nasi kuning, ayam krispi, tempe goreng, timun dan pakcoy rebus, serta buah kelengkeng.

Berdasarkan informasi menu yang dipublikasikan SPPG Kademangan 2, porsi besar menu tersebut memiliki kandungan energi sekitar 650,2 kilokalori, dengan protein 27 gram dan lemak 29 gram.

Sementara untuk porsi kecil, menu tersebut tercatat mengandung sekitar 414 kilokalori, protein 24 gram dan lemak 26 gram. Komposisi menu disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi penerima manfaat sesuai porsinya.

Dirinya menegaskan, penyusunan menu tidak semata-mata mengikuti makanan yang paling disukai siswa. Tim SPPG juga berupaya menghadirkan beragam olahan makanan agar pengalaman makan siswa tetap menarik sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi.

" Yang paling penting bukan hanya anak-anak suka, tetapi gizinya juga harus terpenuhi. Karena itu kita terus melakukan kreasi menu," tuturnya.

Dengan pola tersebut, SPPG Kademangan 2 berupaya menjaga keseimbangan antara selera siswa dan keberagaman makanan. Menu favorit seperti ayam krispi dan ayam katsu tetap dihadirkan, tetapi secara berkala agar siswa tetap antusias menikmati menu MBG yang berbeda setiap harinya.(Eko)