JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER - Politeknik Negeri Jember (Polije) secara resmi melantik 3.290 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dalam Apel Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Minggu (9/8/2026). Menariknya, dari ribuan peserta didik baru tersebut, tujuh di antaranya merupakan mahasiswa internasional yang memilih Polije sebagai tempat menimba ilmu vokasi.

Kehadiran para mahasiswa asing ini memberi warna tersendiri. Selain mengagumi keramahan masyarakat Indonesia, mereka menyambut antusias kesempatan belajar di kampus vokasi unggulan ini.

Salah satu mahasiswa internasional asal Yaman, Saleh Ahmed Nasser Ali, membagikan alasannya memilih Polije untuk mendalami teknologi pembangunan berfokus *artificial intelligence* (AI).

"Saya sangat senang bisa belajar di Polije karena memberikan pengalaman dan pembelajaran praktis yang saya butuhkan. Saya mengetahui Polije melalui YouTube, beberapa situs web, dan rekomendasi teman," ungkap Saleh.

Penyelenggaraan PKKMB Polije yang terstruktur dan informatif ini mendapat apresiasi tinggi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Direktur Belmawa Dikti, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., menyampaikan ucapan selamat sekaligus memuji kiprah Polije yang dinilai konsisten mendukung pemerataan akses pendidikan nasional, khususnya lewat pengembangan program di luar daerah dan kawasan 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah diterima di Politeknik Negeri Jember. Kami menyambut baik langkah Polije dalam mendukung pemerataan pendidikan, termasuk melalui pengembangan pendidikan di daerah 3T," tegas Beny Bandanadjaja.

Selanjutnya, Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menegaskan komitmen penuh dalam mengawal masa adaptasi seluruh mahasiswa. Bahkan, pihak kampus mengenalkan budaya akademik serta nilai-nilai penting seperti pencegahan kekerasan dan antinarkoba.

"Momentum ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan dunia kampus kepada mahasiswa baru Politeknik Negeri Jember," ujarnya.

Direktur Polije tersebut berharap para mahasiswa mampu beradaptasi cepat selama masa orientasi satu minggu ini. Akhirnya, seluruh rangkaian acara terlaksana untuk membekali mahasiswa menghadapi dunia perkuliahan.

"Kami berharap mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan cepat dan mengikuti proses pendidikan sesuai harapan orang tua," ulasnya. (Ari)