JATIMPOS.CO/PASURUAN–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan bersama Satuan Lalu Lintas Polres Pasuruan Kota menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan HUT Bhayangkara, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti pelajar sekolah dasar sebagai upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Acara yang digelar di Kota Pasuruan itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan serta Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota. Para peserta menampilkan kemampuan baris-berbaris, kedisiplinan, kekompakan, dan pemahaman mengenai aturan lalu lintas di hadapan dewan juri.
Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan, menyampaikan bahwa program Polisi Cilik merupakan sarana edukasi yang efektif untuk membentuk karakter generasi muda. Selain melatih kedisiplinan, kegiatan tersebut juga bertujuan mencetak pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota mengatakan, “Polisi Cilik bukan sekadar lomba, melainkan wadah pembentukan karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keselamatan di jalan.”ucapnya.
Menurutnya, pembinaan sejak dini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran hukum di jalan raya. Melalui kompetisi tersebut, anak-anak diajak memahami pentingnya keselamatan dan etika berkendara sebelum memasuki usia produktif.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Siti Rochana, menuturkan kolaborasi antara dunia pendidikan dan kepolisian perlu terus diperkuat. Ia menilai pembelajaran mengenai keselamatan transportasi tidak cukup diberikan di ruang kelas, tetapi juga melalui aktivitas yang menarik dan edukatif.
Penyelenggaraan lomba mendapat sambutan antusias dari peserta, guru pendamping, serta orang tua siswa. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan itu juga mempererat hubungan antara institusi pendidikan dan aparat penegak hukum.
Berbagai penilaian dilakukan oleh tim juri, mulai dari ketepatan gerakan, kekompakan regu, penampilan, hingga penguasaan materi terkait ketertiban berlalu lintas. Pemenang memperoleh penghargaan dan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan menegaskan, “Kami mendukung penuh kegiatan ini karena mampu menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, serta kepatuhan terhadap aturan yang sangat penting bagi generasi penerus bangsa.” (shl)