PASURUAN, JATIMPOS.CO – Atlet pelajar renang asal Kota Pasuruan, Fitrah Aidil Al Rachban (16) atau yang akrab disapa Afit, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Meski berangkat dengan dukungan biaya pribadi, siswa SMPN 8 Kota Pasuruan itu sukses membawa pulang lima medali emas dan satu medali perak dalam Kejuaraan Renang Nasional Terbuka Belibis 2026 yang berlangsung di Aquatic Sport Center Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Pekanbaru, Minggu (31/5/2026).
Mewakili Club Novasonic AC Kota Pasuruan, Afit tampil dominan di berbagai nomor perlombaan. Ia meraih medali emas pada nomor 50 meter gaya bebas, 50 meter gaya dada, 50 meter gaya punggung, 50 meter gaya kupu-kupu, dan 100 meter gaya punggung. Selain itu, satu medali perak berhasil diraih pada nomor 100 meter gaya bebas.
Capaian tersebut menjadi sorotan karena diraih tanpa dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah. Kondisi itu dinilai memprihatinkan mengingat prestasi yang dibawa Afit turut mengangkat nama Kota Pasuruan di ajang nasional.
Pelatih Club Novasonic AC Kota Pasuruan, Faisol, menegaskan keberhasilan anak didiknya merupakan hasil dari latihan yang disiplin dan kerja keras yang dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa dedikasi dan semangat juang Afit mampu menghasilkan pencapaian luar biasa. Tidak hanya membanggakan keluarga, sekolah, dan klub, tetapi juga membawa nama Kota Pasuruan dikenal di tingkat nasional,” kata Faisol kepada Jatimpos.co, Senin (1/6/2026).
Menurut Faisol, Afit menunjukkan performa stabil sejak awal hingga akhir kejuaraan. Ia menilai keberhasilan tersebut layak menjadi contoh bagi atlet-atlet muda lainnya agar terus berusaha meningkatkan kemampuan dan tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi.
“Keberhasilan ini semoga menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya. Dengan kerja keras dan latihan yang serius, peluang untuk berprestasi selalu terbuka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Faisol mengungkapkan bahwa prestasi yang diraih Afit sempat menarik perhatian Akuatik Jawa Timur. Bahkan, atlet muda tersebut memperoleh kesempatan mengikuti kejuaraan renang di Bangkok, Thailand.
Namun kesempatan tampil di level internasional itu belum dapat diwujudkan karena terkendala biaya keberangkatan dan kebutuhan selama mengikuti kompetisi.
“Undangan ke Bangkok sebenarnya menjadi peluang besar bagi Afit untuk menambah pengalaman internasional. Sayangnya, keterbatasan biaya membuat kesempatan itu belum bisa dimanfaatkan,” ungkap Faisol.
Ia berharap ada perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah daerah maupun pihak terkait agar atlet-atlet berprestasi asal Kota Pasuruan memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berkembang.
“Kami berharap ada campur tangan dan dukungan dari pemerintah kota. Prestasi seperti ini seharusnya mendapat perhatian sehingga atlet bisa fokus berlatih dan tampil maksimal pada kejuaraan berikutnya,” pungkasnya. (shl)