JATIMPOS.CO/MADIUN — Sebanyak 130 peserta dari kalangan pelajar dan pencinta kopi mengikuti workshop The Art of Coffee di Aston Madiun Hotel & Conference Center, Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini mengajak peserta mengenal kopi lebih jauh, mulai dari sejarah, karakter biji, hingga teknik dasar penyajiannya.
Workshop yang digelar di Bima Ballroom tersebut merupakan hasil kolaborasi Aston Madiun dengan Javabica dan mendapat dukungan dari Greenfields. Peserta berasal dari sejumlah lembaga pendidikan, antara lain NCL Madiun, SMKN 2 Ponorogo, SMKN Poncol Magetan, HTC Madiun, dan MAN 1 Takeran.
Sesi edukasi dipandu Liem, Corporate Barista Trainer East Indonesia dari Javabica. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai teknik meracik kopi, tetapi juga diajak memahami perkembangan kopi sebagai bagian dari industri dan gaya hidup.
Liem mengajak peserta menelusuri perjalanan kopi dari sejarah penemuannya di dataran tinggi Ethiopia hingga berkembang menjadi komoditas global. Materi kemudian diarahkan pada pengetahuan dasar yang penting bagi calon barista, termasuk mengenali karakter biji kopi Arabica dan Robusta.
Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada perbedaan karakter kedua jenis kopi. Robusta umumnya memiliki kadar kafein lebih tinggi dengan karakter rasa yang lebih kuat dan body tebal, sedangkan Arabica memiliki kadar kafein lebih rendah dengan profil rasa yang lebih beragam, termasuk nuansa asam, floral, dan buah.
Pengetahuan tersebut menjadi bagian penting dalam memahami proses penyajian kopi. Sebab, karakter biji akan memengaruhi pilihan teknik pengolahan hingga cita rasa yang dihasilkan dalam secangkir kopi.
Bagi Javabica, edukasi menjadi salah satu cara untuk ikut mendorong perkembangan industri kopi dengan melibatkan generasi muda. Peserta juga mendapatkan wawasan mengenai kreativitas dan peluang pengembangan diri di dunia perkopian.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kopi tidak lagi hanya dipandang sebagai minuman untuk menemani aktivitas sehari-hari. Bagi sebagian generasi muda, dunia kopi juga menjadi ruang untuk belajar, berkarya, membangun jejaring, hingga mengembangkan peluang profesional.
General Manager Aston Madiun Danie R. Lapod mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus pengetahuan baru bagi masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat. Melihat antusiasme para peserta, kami turut senang," ujar Danie.
Menurut dia, Bima Ballroom Aston Madiun disiapkan untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan kegiatan, baik acara formal maupun kegiatan yang lebih santai. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Javabica dan Liem yang telah berbagi pengetahuan mengenai dunia kopi kepada para peserta. (jum).