JATIMPOS.CO//KABUPATEN MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun membawa 33 jenis layanan publik langsung ke tengah masyarakat Desa Bener, Kecamatan Saradan, dalam program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) putaran ke-8, pada 15–16 September 2026.
Tak hanya pelayanan administrasi dan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum Pemkab Madiun menyerap aspirasi warga, termasuk kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan Desa Bener, Desa Duren hingga Desa Bajulan.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, berbagai layanan yang dihadirkan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, administrasi kependudukan seperti KTP dan KK, perpanjangan SIM, perizinan usaha, layanan permodalan, hingga berbagai jenis layanan lainnya.
“Insyaallah mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, kemudian pengurusan data sipil seperti KTP dan KK. Untuk SIM juga sudah di-back up Pak Kapolres. Kalau perpanjangan bisa dilayani di sini,” kata Hari Wur, panggilan akrab Bupati Madiun.
Pemkab Madiun juga menghadirkan mini job fair untuk memberikan akses informasi lowongan kerja. Pelaku UMKM mendapat pendampingan pemasaran, termasuk pemanfaatan platform digital dan media sosial seperti TikTok.
Di sektor kesehatan, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan pemeriksaan dokter spesialis, deteksi penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, hingga pemeriksaan TBC. Layanan rontgen keliling juga disiapkan untuk mendukung deteksi TBC.
Pemeriksaan tumbuh kembang anak turut menjadi perhatian, terutama bagi anak yang mengalami gangguan berat badan dan tinggi badan, kemampuan berbicara atau berjalan, serta gangguan sensorik, motorik dan kognitif.
“Yang paling penting besok di pelayanan, diperiksa semuanya, yang laki-laki maupun perempuan, supaya masyarakat sehat,” ujar Dokter Pur, panggilan akrab Wakil Bupati Madiun.
Selain layanan publik, masyarakat juga dapat memanfaatkan pasar murah dan layanan permodalan dari Bank Jatim serta BPR Bank Daerah. Pemkab berharap warga tidak perlu datang jauh-jauh ke pusat pemerintahan untuk mengakses berbagai kebutuhan pelayanan.
Dalam sarasehan, Hari Wuryanto juga menyampaikan rencana peningkatan kualitas jalan poros yang menghubungkan Desa Bajulan, Desa Bener dan Desa Duren.
Menurut Hari Wur, jalan tersebut akan dibangun menggunakan konstruksi beton agar lebih tahan lama. Tahap awal ditargetkan sepanjang sekitar 800 meter pada 2026, kemudian dilanjutkan pada 2027 hingga ruas Bener-Duren-Bajulan tersambung.
“Insyaallah tahun ini kita selesaikan 800 meter, nanti 2027 selesai sampai Bener lewat Duren menuju Bajulan,” kata Hari Wur.
Ia menilai Desa Bener memiliki posisi strategis sebagai salah satu wilayah penyangga Kota Caruban. Sejumlah investasi yang berkembang di kawasan tersebut juga dinilai membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. (jum).