JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN – Ribuan warga memadati Alun-Alun Kota Madiun untuk menyaksikan Kejuaraan IBCA MMA "Adu Wani" Piala Wali Kota Madiun 2026 yang digelar selama tiga hari, 23–25 Juli 2026. Kejuaraan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun itu menghadirkan sekitar 200 petarung dari berbagai daerah, terutama Jawa Timur.

Para atlet bertanding pada kategori Youth, Junior, hingga Senior. Pertandingan berlangsung sengit dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati arena setiap hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, kejuaraan tersebut berawal dari keinginan komunitas MMA untuk menunjukkan potensi atlet Kota Madiun. Ia kemudian menantang mereka agar mampu menyelenggarakan kejuaraan di daerah sendiri.

"Teman-teman petarung datang menyampaikan prestasi yang telah diraih untuk Kota Madiun. Saya menantang mereka membuat event sendiri dan akhirnya kejuaraan ini bisa terlaksana," ujar Bagus Panuntun.

Pemerintah Kota Madiun memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan yang digelar di ruang terbuka. Menurut Bagus, konsep tersebut dipilih agar olahraga MMA semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pedagang dan pelaku UMKM di sekitar lokasi.

"Saya ingin MMA tidak hanya digelar di dalam gedung. Di alun-alun masyarakat bisa menyaksikan langsung, penonton ramai, dan pedagang juga ikut merasakan manfaatnya," katanya.

Kejuaraan IBCA MMA "Adu Wani" Piala Wali Kota Madiun 2026 sukses digelar di Kota Madiun

Selama kejuaraan berlangsung, kawasan Alun-Alun Kota Madiun dipenuhi penonton. Ramainya pengunjung juga berdampak positif terhadap aktivitas pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar arena pertandingan.
Di sisi prestasi, kontingen IBCA BFC MMA Kota Madiun berhasil keluar sebagai juara umum.

Ketua IBCA BFC MMA Kota Madiun Armaya mengatakan capaian tersebut sesuai target yang telah ditetapkan sejak awal.

"Alhamdulillah target menjadi juara umum bisa tercapai. Sebelumnya kami meraih juara kedua di Surabaya, sekarang berhasil menjadi juara umum," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mempersiapkan atlet menghadapi seri berikutnya di Blitar sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Sementara itu, Bagus Panuntun menyebut penyelenggaraan Kejuaraan Adu Wani berjalan aman dan tertib serta mendapat apresiasi dari Pengurus Provinsi IBCA MMA Jawa Timur. Menurutnya, kualitas pelaksanaan dinilai telah memenuhi standar kejuaraan nasional meski digelar di ruang terbuka.

"Insyaallah tahun 2027 akan digelar seri kedua dengan persiapan yang lebih matang agar kualitas penyelenggaraan semakin baik," katanya.

Bagus Panuntun juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, atlet, ofisial, aparat keamanan, sponsor, dan masyarakat yang telah mendukung kelancaran kejuaraan.

Kejuaraan IBCA MMA "Adu Wani" Piala Wali Kota Madiun 2026 resmi ditutup pada Sabtu (25/7/2026) malam. Selain menjadi ajang pembinaan atlet, kegiatan tersebut juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat citra Kota Madiun sebagai daerah yang mendukung perkembangan olahraga prestasi. (Adv/jum).