JATIMPOS.CO/MADIUN – Perum BULOG Cabang Madiun menuntaskan penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng alokasi Februari-Maret 2026 kepada 291.753 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

Total bantuan yang disalurkan mencapai 5.835 ton beras dan 1.167 kiloliter minyak goreng. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan daya beli masyarakat, serta membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Pemimpin Cabang Perum BULOG Madiun, Agung Sarianto, mengatakan seluruh bantuan telah tersalurkan 100 persen kepada keluarga penerima sesuai target yang ditetapkan pemerintah.

“BULOG Madiun telah menuntaskan pendistribusian bantuan pangan 100 persen kepada keluarga penerima bantuan pangan. Kami berharap program ini dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat sekaligus menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi,” kata Agung, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, distribusi bantuan di Kota Madiun telah selesai pada Maret 2026, disusul Kabupaten Madiun pada April 2026. Sementara itu, penyaluran di Kabupaten Ngawi rampung pada 26 Mei 2026.

Menurut Agung, keberhasilan penyelesaian distribusi bantuan pangan sebelum batas waktu yang ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) tidak terlepas dari sinergi antara BULOG, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.

“BULOG Madiun dapat menyelesaikan distribusi bantuan pangan 100 persen sebelum 31 Mei 2026 berkat koordinasi dan kolaborasi yang berjalan dengan baik antara BULOG, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, Paryoto, mengatakan koordinasi antara pemerintah daerah dan BULOG berjalan baik sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan distribusi.

Menurut dia, pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan kualitas bantuan hingga monitoring di lapangan agar bantuan diterima masyarakat dalam kondisi baik.

“Kami terus berkoordinasi dengan BULOG terkait penyaluran program bantuan pangan, mulai dari pengecekan kualitas hingga monitoring pelaksanaan di lapangan. Dengan demikian, pendistribusian bantuan pangan dapat berjalan lancar, tepat waktu, tepat kualitas, dan diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Paryoto.

Program bantuan pangan dinilai menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu mengurangi tekanan ekonomi rumah tangga, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Salah seorang penerima bantuan, Kasiem, warga Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, mengaku merasakan manfaat dari program tersebut. Ia berharap bantuan pangan dapat terus berlanjut pada periode berikutnya.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan bantuan ini. Beras dan minyak yang saya terima juga kualitasnya bagus dan cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi kami tidak perlu membeli beras dan minyak lagi. Semoga bulan depan ada bantuan seperti ini lagi,” kata Kasiem.

Dengan rampungnya distribusi bantuan pangan di tiga wilayah tersebut, BULOG Madiun memastikan seluruh alokasi bantuan telah tersalurkan sesuai target waktu dan standar kualitas yang ditetapkan pemerintah. (jum).