JATIMPOS.CO/PAMEKASAN - 3 Staf Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan dinyatakan reaktif setalah melakukan rapid test, di gedung DPRD Pamekasan.

Rapid test ini diikuti secara bersama oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pamekasan, seluruh staf dan driver DPRD Pamekasan.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrohman, mengatakan, sebanyak 25 anggota dewan legislatif telah dilakukan rapid test bersama seluruh staf dan driver DPRD Pamekasan. Hasilnya, 25 anggota dewan dan semua driver DPRD yang mengikuti rapid itu dinyatakan non reaktif, sedangkan sejumlah staf DPRD dinyatakan reaktif.

"Jadi, mereka setelah melakukan rapid test menunggu hasilnya sampai 30 menit, ternyata, hasilnya non reaktif. Tapi ada 3 staf DPRD dinyatakan reaktif," kata Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrohman, Kamis (7/1/2021).

Menurut dia, bagi tiga staf yang telah dinyatakan reaktif akan dilakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing selama 15 hari. Sedangkan, anggota dewan yang tidak hadir pada pelaksanaan rapid test hari ini, maka akan dilakukan rapid test di tahap selanjutnya.

"Tiga Staf yang reaktif itu langsung kita pulangkan untuk isolasi mandiri selama 15 hari dan bagi anggota dewan yang tidak hadir, akan melakukan rapid test pada hari Senin," papar mantan aktivis HMI Malang itu.

Lebih jauh, ia berharap kepada semua pihak mulai dari anggota DPRD sampai staf DPRD, agar melakukan rapid test untuk mengetahui hasil akhir rapid-nya.

Hal itu dilakukan demi keselamatan dan kesehatan masing-masing individu.

"Mudah-mudahan dengan adanya rapid test ini kita lebih berhati-hati, tetap mematuhi Prokes dan jangan pernah abai saat beraktivitas," tutupnya. (did)


TERPOPULER