JATIMPOS.CO/PAMEKASAN - Kasus dugaan pemalsuan tandatangan oleh oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan kembali dipersoalkan oleh masyarakat Pamekasan. Mereka menggeruduk dan meminta BK untuk segera mengungkap pelaku pemalsuan tandatangan milik keempat Komisi DPRD Pamekasan yang diduga untuk pencairan dana CSR Bank Jatim Cabang Pamekasan.

Sebelumnya, BK menyatakan, bahwa pemalsuan tandatangan tersebut diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD yang berinisial H. Bahkan, BK berjanji akan menuntaskan kasus pemalsuan tandatangan itu pada bulan Agustus 2020 yang lalu.

Korlap aksi Abdus Marhaen mengatakan, kedatangan teman-teman aksi ke depan kantor DPRD Pamekasan ini, mendesak BK untuk segera mengungkap siapa pelaku pemalsuan tanda tangan milik ketua komisi DPRD Pamekasan.

"Segera ungkap pelaku pemalsuan tandatangan yang diduga dilakukan oleh oknum DPRD Pamekasan," kata Abdus, Kamis (12/11/2020).

Menurutnya, persoalan ini bukanlah permasalahan baru. Akan tetapi, sudah berbulan-bulan, namun sampai saat ini, BK belum bisa mengungkapkan pelakunya kepada publik.

"Ini kan terkesan tidak serius. Seharusnya kasus ini sudah terungkap, sesuai dengan pernyataan BK pada pertengahan bulan Agustus 2020 lalu," paparnya.

Terpisah, Anggota BK DPRD Kabupaten Pamekasan, Hamdi mengatakan, persoalan pemalsuan tanda tangan itu sudah ditangani oleh BK, tinggal menunggu rapat paripurna

"Pemalsuan tandatangan yang diduga oleh anggota DPRD Pamekasan sekarang sudah final, tinggal kita mengumumkan di rapat paripurna saja," tutupnya. (did)


TERPOPULER