JATIMPOS. CO/ MOJOKERTO, - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Raya terus menunjukkan komitmennya dalam menghidupkan Ramadan 1447 Hijriah melalui kegiatan tadarus Alquran. Memasuki hari keempat, bacaan para peserta telah menembus juz 17, melampaui target awal yang dicanangkan di pekan pertama Ramadan.

Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat PWI Mojokerto Raya, Jalan Pekayon No. 99, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Sabtu (21/2/2026), berlangsung khidmat. Usai salat tarawih, para jurnalis duduk bersama membaca ayat-ayat suci Alquran secara bergiliran hingga larut malam.

Tak hanya diikuti anggota PWI, kegiatan ini juga mendapat partisipasi dari rekan-rekan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI). Kebersamaan lintas organisasi tersebut mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antarinsan pers di Mojokerto.

Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, menyampaikan rasa syukur atas konsistensi dan semangat para peserta. Menurutnya, capaian hingga juz 17 di hari keempat menjadi bukti kesungguhan untuk tetap istiqomah sepanjang Ramadan.

“Alhamdulillah, meskipun cuaca sempat hujan, teman-teman tetap hadir. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga semangat ibadah hingga akhir Ramadan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama satu bulan penuh Ramadan, PWI Mojokerto Raya menargetkan khatam Alquran sebanyak lima kali. Target tersebut dinilai realistis melihat progres bacaan yang cukup cepat di hari-hari awal.

Dukungan juga datang dari sejumlah mitra kerja yang mengirimkan berbagai takjil berupa kue Martabak, terang bulan, aneka buah-buahan, pisang, kue tradisional, hingga air mineral tersedia melimpah sebagai penyemangat sebelum dan sesudah tadarus.

Cak Amin panggilan akrabnya menilai, Ramadan 1447 H, menjadi momentum refleksi bagi para jurnalis yang sehari-hari disibukkan dengan dinamika pemberitaan. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara profesionalitas kerja dan penguatan spiritual.

“Kecepatan dan akurasi dalam bekerja harus tetap dibarengi integritas dan nilai moral. Tadarus ini menjadi pengingat agar insan pers selalu menjunjung tinggi etika dan kejujuran,” tegasnya.

Ke depan, PWI Mojokerto Raya juga akan menggelar peringatan Nuzulul Qur’an dengan menghadirkan tokoh agama setempat untuk memberikan tausiyah. Melalui rangkaian kegiatan ini, PWI berharap Ramadan menjadi sarana memperkuat karakter serta membangun insan pers yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.

Udin wartawan Jatim pos, mengapresiasi gagasan Ketua PWI Mojokerto Aminudin Ilham, yang menggelar bertadarus di malam ramadan 1447 H,  dengan kegiatan positif ini, rekan jurnalis makin tumbuh jiwa spiritualnya serta bisa mendekatkan diri pada Alloh SWT.

"Semoga kegiatan bertadarusdi bulan penuh berkah, rahmah dan ampunan ini bisa menambah imtaq  kami pada Alloh SWT dan hidup makin sehat dan barokah " ujarnya. (din)