Colors: Purple Color

JATIMPOS.CO//SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI saling menyerahkan aset berupa lahan milik negara dan daerah. Jika Pemprov Jatim menerima Barang Milik Negara (BMN) berupa sebagian tanah bangunan kantor pemerintahan yang saat ini digunakan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya seluas 45.130 m2, Kemenkes RI menerima Barang Milik Daerah (BMD) dari Pemprov Jatim berupa Politeknik Kesehatan (Poltekes) Malang yang berlokasi di Jl. Oro Oro Dowo Kec. Klojen, Kab. Malang seluas 58.588 meter persegi.

JATIMPOS.CO//SURABAYA- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, ada sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan di Jatim, tadinya Perda nomor 1 tahun 2019 lebih fokus mengatur pelanggaran terhadap ketentraman, ketertiban umum dan keamanan masyarakat, lalu pada perubahan Perda 2 tahun 2020 ada tambahan pasal dan ayat kaitan dengan bencana non alam khususnya covid-19.

JATIMPOS.CO/TUBAN - Pimpinan Cabang Ikatan Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menggelar pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) ke XXIV di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Sabtu (31/10/2020).

Dalam acara itu dihadiri Pengurus PCNU dan Banomnya, lalu Bupati Tuban, H Fathul Huda beserta jajaran Forkompimda, serta anggota DPR RI, Ratna Juwita dan para alumni IPNU-IPPNU Tuban. Kemudian, diikuti perwakilan PAC dan Ranting IPNU-IPPNU se-Kabupaten Tuban.

Ketua PC IPNU Tuban, Agus Nafiudin mengatakan, kegiatan konfercab tahun ini diselenggaran di dua tempat. Pertama, acara pembukaan berada di Pendopo Krido Manunggal. Kemudian, kegiatan inti berada di Kampus Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Jalan Manunggal Tuban.

"Acara konfercab kali ini kami mengambil tema Aktualisasi Pelajar NU Bumi Wali Menuju Era Society 5.0," ujar Udin sapaan akarabnya.

Ia menambahkan, pada momen ini pengurus secara resmi malaunching batik IPNU-IPPNU khas Tuban. Diharapkan, batik gedhok khas Tuban bisa terekplorasi dikalangan pemuda, khususnya pelajar NU Tuban.

"Alhamdulillah kami juga melaunching batik beridentitas IPNU-IPPNU," tuturnya penuh syukur.

Kader NU asal Kecamatan Montong ini menjelaskan, selain launching batik, PC IPNU-IPPNU juga memberikan penghargaan kepada PAC melalui visitasi award 2020. Terakhir, mengumumkan dan pemberian hadiah kepada pemenang peserta lomba MSQ tingkat nasional.

"Sebelum acara inti, kami juga melakukan acara touring atau ziarah ke makam wali yang ada di Kabupaten Tuban," paparnya.

Sementara itu, Bupati Tuban, H Fathul Huda mengaku, banggap pada kader IPNU-IPPNU yang sudah berpartisipasi memakmuran Pendopo Krido Manunggal Tuban. Ia pun bangga karena disetiap kegiatan selalu menyisipkan membaca shalawat Nabi dan Mahallul Qiyam. Sebab, tanpa melakukan hal itu maka setiap kegiatan akan tampak kosong.

"Selamat dan sukses Konfercab IPNU-IPPNU ke XXIV. Ingat selalu belajar, berjuang dan bertaqwa," pesan Bupati Huda yang juga kader terbaik NU Tuban itu.

Diketahui, acara kongercab ke XXIV ini digelar selama dua hari berturut-turut. Setelah pembukaan di pendopo, agenda berikutnya sidang komisi, gebyar seni konfercab dan terakhir pemilihan Ketua IPNU-IPPNU. (min)

JATIMPOS.CO/TUBAN – Bantuan kepada masyarakat Tuban dari berbagai pihak terus mengalir. Kali ini Pertamina Grass Root Refinery (GRR) Tuban kembali hadir menyalurkan 3000 paket sembako kepada warga di 17 desa di Kecamatan Jenu. Bertempat di Kantor Pemkab Tuban, secara simbolis, Wakil Bupati Tuban menerima bantuan, Selasa (19/05).

 

JATIMPOS.CO/TUBAN – Masyarakat Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu dihebohkan meninggalnya pria bernama Agus Budi Cahyono pada pagi tadi, Senin, (20/04).

Meninggalnya pria yang beprofesi sebagai sopir ini dilaporkan ke petugas oleh saksi bernama Naning Suryani.

Dia menceritakan pada Minggu malam (19/04) sekitar pukul 22.30 WIB pria berusia 55 tahun ini sudah mengeluhkan sakit. Bahkan untuk turun dari mobil truknya juga harus dibantu oleh keneknya. Kepada keneknya bapak asal Surabaya ini mengeluhkan sakit di bagian dada sehingga mengganggu saluran pernafasan. Melihat kondisi ini, Naning yang juga pemilik warung kopi ini mempersilakan istirahat di rumahnya sampai kondisi sopir pulih.

“Semalam dia nyeri di bagian dada dan sesak nafas. Sempat minta dikerok punggungnya,” kata Naning.

Esok hari, lanjut Naning, pada pukul 05.30 WIB, ia mencoba membangunkan pria ini, namun ternyata sudah meninggal.

Kapolsek Jenu AKP Rukimin membenarkan kejadian ini karena telah mendapat laporan dari warganya. Secara medis belum diketahui apa penyebab kematiannya. Sehingga jajarannya tidak mau berspekulasi atas meninggalnya sopir ini. Sebab ini masih diperiksa oleh medis dan akan didalami lebih lanjut.

“Perkara ini masih kita dalami, jadi menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis,” ungkap Ruki.

Kepada masyarakat, Kapolsek Jenu mengimbau agar tetap menjaga dan peduli kesehatannya masing-masing di tengah pandemi Covid-19 taat dan disiplin terhadap peraturan pemerintah. Selanjutnya menjelang ramadhan masyarakat Jenu bisa menjaga dan menciptakan kondisi yang tertib dan aman. (min)