Hadirkan Solusi Ketahanan Infrastruktur di Tengah Perubahan Iklim, Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah
JATIMPOS.CO/JAKARTA - Meningkatnya curah hujan ekstrem dalam beberapa waktu terakhir berpotensi memicu fenomena tanah bergerak dan longsor di berbagai wilayah Indonesia, khususnya pada kawasan dengan karakteristik gambut dan lempung. Jenis tanah ini memiliki daya dukung rendah serta rentan mengalami retak dan penurunan permukaan ketika kadar air meningkat. Penguatan fondasi menjadi krusial dalam pembangunan infrastruktur yang lebih adaptif terhadap risiko iklim, terutama di wilayah dengan tanah lunak yang diperkirakan mencakup sekitar 10% dari total daratan Indonesia.