JATIMPOS.CO//SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya turun langsung untuk menjenguk sekaligus memberi bantuan kepada para korban yang rumahnya mengalami kebakaran di Jalan Bulak Rukem Timur gang II F.

Wali Kota Risma menyampaikan kesediaannya membantu para korban agar mendapatkan tempat tinggal layak huni. Selanjutnya, korban kebakaran akan tinggal di Rumah Susun Tambak Rejo. “Sudah yang mau siapa, karena kalau dibenahi juga susah. Kita bantu pindahkan ke rumah rusun. Saya siapkan dulu rusunnya, nanti bapak ibu kami bantu pindahan ke sana,” kata Wali Kota Risma di sela-sela kunjungannya, Sabtu, (13/04/19).

Ia menyampaikan tanah bangunan yang ditempati oleh korban kebakaran merupakan bukan hak milik. “Tanahnya juga bukan tanah milik bapak-ibu. Kecuali kalau tanahnya milik bapak-ibu bisa saya bantu menggunakan (RSDK). Tapi kalau bukan tanahnya bapak-ibu, bagaimana caranya,” ujarnya saat berada di lokasi kejadian.

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan hari ini pihaknya bakal membantu evakuasi pindahan korban kebakaran ke rusun. “Di sana (rusun) semua sudah tersedia, saya juga tanyakan ke korban ternyata barangnya tidak ada yang tersisa. BPB juga memberi bantuan seperti pakaian, selimut, dan sarung,” kata Eddy.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya Irvan Widyanto mengungkapkan, informasi kebakaran tersebut diterima oleh tim Command Center 112 pada pukul 20.51 WIB. Petugas memberangkatkan total 17 unit mobil PMK yang tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) pukul 20.58 WIB. “Petugas langsung memadamkan api sampai dinyatakan aman Pukul 21.33 WIB,” imbuhnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar peristiwa tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak, untuk lebih berhati-hati dan mengantisipasi bahaya kebakaran. Karena itu, BPB bakal terus mengadakan simulasi dan sosialisasi bahaya kebakaran di wilayah-wilayah padat penduduk. (fred)