JATIMPOS.CO//SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajak jajaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya untuk melihat langsung progres pembangunan Lapangan Tembak Internasional yang ada di Kedung Cowek.

Saat itu, Wali Kota Risma memastikan arena untuk latihan menembak itu ditargetkan rampung tahun ini dan diusahakan bisa berfungsi tahun ini. “Tapi ini masih ada satu lagi yang harus kita bangun, tapi insyallah tahun ini kelar semuanya,” kata Wali Kota Risma di lokasi.

Pembangunan lapangan tembak internasional ini sangat penting karena ternyata Kota Surabaya sudah dipercaya dan sudah dikenal oleh para shooter professional. “Nah, kalau nanti ini sudah selesai, saya nanti akan tawarkan ke mereka, mungkin tahun 2020 kejuaraan dunia menembak bisa dilakukan di sini,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan Gedung DKPCKTR Surabaya Iman Krestian Maharhandono menjelaskan lapangan tembak internasional itu dibangun di atas lahan seluas 3 hektare milik Pemkot Surabaya. Dalam satu lokasi, akan dibangun dua arena lapangan tembak "outdoor" (luar ruangan) dan "indoor" (dalam ruangan).

 “Yang outdoor atau blok A, sudah kita bangun tahun lalu dan sudah selesai strukturnya. Tahun ini hanya sedikit pekerjaan struktur lanjutan dan ada pekerjaan mekanikal elektrikal, plumbing dan finishing,” kata Iman ditemui saat mendampingi Wali Kota Risma.

Nantinya, gedung yang outdoor ini akan terdiri dari dua lantai, yang mana lantai pertama akan ada arena tembak prestasi 25 meter yang terdiri dari 32 line, arena tembak prestasi 50 meter yang terdiri dari 30 line, arena tembak reaksi 8x20 yang terdiri dari 3 arena, arena tembak reaksi 12x20 yang terdiri dari 2 arena, dan arena tembak reaksi 20x20 yang terdiri 1 arena.

Sedangkan di lantai 2, akan ada arena tembak reaksi 8x20 yang terdiri dari 6 arena, arena tembak reaksi 12x20 yang terdiri dari 4 arena, arena tembak reaksi 20x20 yang terdiri dari 2 arena dan fasilitas penunjang lainnya. 

 “Jadi, tahun 2018 kami menyelesaikan pematangan lahan secara keseluruhan, pemagaran dan penyelesaian struktur blok A. Sedangkan tahun 2019 ini, kami akan melanjutkan finishing dan mep blok A dan saat ini proses lelangnya sedang berlangsung,” kata dia. (fred)