JATIMPOS.CO//SURABAYA - Kota Surabaya menjadi tuan rumah dalam forum Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (ASDEKSI), Jumat (15/3/19). Forum yang digelar di Hotel JW Marriot itu diikuti oleh sebanyak 1.100 orang yang terdiri dari 300 Sekwan dan jajaran lain dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Workshop Nasional itu bertajuk Fasilitasi Sekretariat DPRD terhadap Penyusunan Peraturan Daerah dan Tata Laksana Rapat serta Penyusunan Laporan Kinerja Akhir Keanggotaan DPRD. Forum ini dibuka langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang ditandai dengan pemukulan gong didampingi jajaran pengurus ASDEKSI dan narasumber yang akan mengisi workshop tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Risma menyambut hangat kedatangan ASDEKSI dan mempersilahkan para tamu untuk berkeliling menyaksikan keindahan Kota Surabaya. Bahkan, ia pun bersedia memberikan fasilitas bus untuk membantu keliling para tamu selama berada di Kota Pahlawan.

 “Atas nama Pemkot Surabaya dan warga Surabaya, kami mengucapkan selamat datang di kota kami tercinta, Kota Surabaya. Silahkan nanti berputar-putar di Surabaya, dan Insya Allah Surabaya aman dan semuanya murah-murah, karena kalau ada yang mahal langsung saya buat pasar murah. Nanti saya coba carikan bus biar semua bisa keliling,” kata Wali Kota Risma dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma juga menjelaskan betapa pentingnya fungsi sekretaris dewan (Sekwan). Bagi dia, Sekwan ini akan menjadi jembatan penghubung antara legislatif dan eksekutif.

 “Peran sekwan memang sangat strategis, karena akan menjadi jembatan antara legislatif dan eksekutif dan sayang sekali, kalau hubungan itu tidak bagus, maka akan berimbas pada masyakat. Jadi asosiasi ini bisa digunakan untuk saling belajar dan mengenal potensi masing-masing di wilayahnya,” tutur Wali Kota Risma.

Sementara itu, Ketua Umum ASDEKSI Tri Puguh Priyadi mengatakan pertemuan kali ini dihadiri oleh 1.100 orang yang terdiri dari 300 Sekwan dan jajaran lain dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Ia memastikan bahwa antusias peserta untuk datang ke Surabaya sangat tinggi dan terbukti dengan banyaknya peserta yang hadir. “Terlebih lagi, Kota Surabaya ini memiliki kemajuan pembangunan yang sangat pesat dari pada kota-kota lain di Indonesia dan merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta,” kata Puguh. (fred)