Colors: Purple Color

JATIMPOS.CO//SURABAYA- Masyarakat harus lebih bersabar, sebab puncak coronavirus diprediksi masih bulan Juli 2020. Pemprov Jatim mengantisipasi penjelasan Badan Intelijen Negara (BIN), yang memprediksi penyebaran Covid-19 mengalami puncaknya pada Juli 2020, dengan penyebaran  akan mencapai 106.287 kasus.

JATIMPOS.CO//TULUNGAGUNG- Masyarakat Tulungagung sempat heboh dengan kabar adanya pasien virus corona yang masuk ke RSUD dr Iskak, Sabtu (8/2/20) sore. Pasien bernama Yatim Muhaini (52) itu diketahui baru bepergian dari Korea Selatan yang sudah terpapar virus corona. Sepulang dari Korea, Yatim mengalami demam dan kesulitan menelan.

Lantaran takut jika pasien itu tertular Corona, maka Yatim dirawat di salah satu RS di Kediri dan dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Setibanya di RS Dr Iskak, salah satu RS yang mendapat penghargaan terbaik di dunia ini, langsung mendapatkan pelayanan dan dirawat di ruang isolasi.

Meski ada anggapan berlebihan dalam penanganan pasien itu, lantaran seluruh selasar yang dilewati pasien disterilkan dari pengunjung.

Direktur RSUD dr Iskak, Supriyanto mengatakan jika dirinya tidak mau kecolongan. “Perlakuan kita terhadap ini (suspect corona) dalam dunia medis kita memprediksi lebih baik kita berlebihan perkiraan daripada kita kecolongan,” terang Supriyanto.

Sehingga pasien diperlakukan sebagai pasien yang terpapar virus corona, sesuai dengan SOP (standar operasional dan prosedur) sampai terbukti tidak terpapar virus Corona.

Dari observasi awal yang dilakukan, pasien mengalami demam dan sulit menelan. Dari diagnosis itu pihaknya memperkirakan pasien terkena radang tenggorokan.

Kini Kondisi Yatim Muhaini terduga terpapar virus corona asal Kediri yang telah diperiksa maupun dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung, kondisinya berangsur membaik. Bahkan pasien itu sudah bisa makan dengan normal dan tidak mengalami sulit menelan seperti saat awal kedatangannya.

“Kondisinya sudah membaik,” jawab Humas RSUD dr Iskak, Muhammada Rifa’i,. Ia juga menjelaskan pasien juga telah diambil sampel cairan tenggorokanya. Saat ini sampel itu masih diperiksa di laboratorium, meski hasilnya baru diketahui Jumat (14/2/20).

Rifa’i optimis jika pasien tersebut negatif terdampak virus corona. “Kemungkinan besar negatif,” tandasnya singkat.

Sembari menunggu hasil laboratorium, pasien perempuan yang diketahui bernama Yatim Muhaini(52), warga Desa Tales, Ngadiluwih Kabupaten Kediri masih dirawat di ruang isolasi RSUD dr Iskak.

Warga diminta senantiasa beraktivitas seperti biasa dan menjaga kebersihan dengan senantiasa mencuci tangan setiap selesai keluar rumah, tidak mengusap wajah dalam keadaan tangan belum dicuci, bersin dan batuk senantiasa dengan cara yang benar yaitu ditutupi dengan lengan posisi siku ditekuk.

Terapkan K3
Selaku direktur RSUD Tulungagung dr. Supriyanto saat dikonfirmasi melalui humasnya Moh Rifai menjelaskan,” Kami manajemen RSUD Dr. Iskak menerapkan Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan slogan atau Tema Optimalisasi Kemandirian Masyarakat berbudaya K3 pada era Revolusi Industry 4.0 Berbasis Teknologi Informasi,” ujarnya.

 

 

Moh Rifai juga menjelaskan, pihaknya melaksanakan audit Fasilitas dan Keselamatan dengan cara memastikan alat elektrika terpelihara dan dalam kondisi baik juga aman, memastikan semua ruangan bersih, memastikan alat proteksi bahaya kebakaran terpelihara dengan baik, memastikan material Bahan beracun berbahaya (B3) tersimpan dengan aman, dan memastikan semua peralatan medis terpelihara dengan baik. (san)

 

JATIMPOS.CO/BOJONEGORO – Peristiwa orang tenggelam terjadi lagi di Bojonegoro. Seorang warga Desa Tanjung Harjo, Kecamatan Kapas, Minggu (22/03/2020) sekitar pukul 12.30 WIB, ditemukan tenggelam di Embung yang berada di wilayah desa setempat.

JATIMPOS.CO/BOJONEGORO  - Warga Desa Padang, Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro digegerkan dengan penemuan mayat oleh warga tanpa indentitas, jenis kelamin perempuan (Mrs X) mengapung di tengah sungai Bengawan Solo tepatnya tidak jauh dengan Bendungan Gerak, Kamis, (05/02/2020).

JATIMPOS.CO/KOTA MOJOKERTO - Banyaknya proyek mangkrak di akhir tahun 2019 yang tersebar di tiga Kecamatan Kota Mojokerto, mengundang pertanyaan.Hal itu diungkap Forum Komunikasi Masyarakat Mojokerto (FKMM) saat melakukan Unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kota Mojokerto, Jalan Gajahmada Kota Mojoketo, Jumat (31/1/2020).

Berikut

TERPOPULER