JATIMPOS.CO//PASURUAN- Setelah pemilihan Duta Wisata Raka Raki Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 di di UPT Pemberdayaan Lembaga Seni dan Ekomoni Kreatif Taman Candra Wilwatikta Pandaan Pasuruan, maka pada  tanggal 19 Maret 2019 di Hotel Tretes Raya Jln. Malabar No.168 – 169 Tretes Pasuruan dilangsungkan kegiatan Peningkatan SDM Duta Wisata Jawa Timur Tahun 2019.

Materi yang disampaikan pada kegiatan SDM Duta Wisata Jawa Timur antara lain Spiritual Enterpreuneurship di era revilosi industri 4.0, Teknik dan acara menjadi  MC yang sukses. Dan Kiat sukses sebagai ckreativitas event organizer. Materi disampaikan oleh Helmi Kahaf Kurniawan ( Ketua Irari jatim) dan Dr.Gancar Candra P.

Kegiatan Peningkatan SDM Duta Wisata Jatim 2019 di ikuti oleh 74 orang Duta Wisata Kab/Kota se Jawa Timur.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan Wawasan Duta Wisata Raka – Raki Jawa Timur Tentang Entrpreneurship dalam kesempatan meraih peluang bisnis dibidang periwisata dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat,” kata Panitia Penyelenggara, Suriaman,SH,M.Si.yang juga Kepala Bidang Industri Pariwisata, Disbudpar Jatim.

Selain itu untuk meningkatkan kapasitas Duta Wisata Jawa Timur Baik Secara Pengetahuan, Sikap dan Ketrampilan Dalam Mengembangkan Tugasnya Sebagai Duta Wisata Jawa Timur.

Mengembangkan kereatifitas, Inovasi dan kecerdasan Duta Wisata Raka – Raki Jawa Timur Sebagai Generasi Milenial dalam menggerakkan Ekonomi Daerah Jawa Timur.    

“Juga melibatkan Peran Aktif Duta Wisata Raka – Raki Jawa Timur dengan pemanfaatan digitalisasi dalam memperomosikan potensi Budaya dan Pariwisata Daerah Jawa Timur,” ujarnya

Duta Wisata Jawa Timur

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jatim, Sinarto S.Kar, MM dalam amanat yang disampaikan Suriaman,SH,M.Si. mengemukakan, Duta Wisata Raka Raki Provinsi Jawa Timur dengan mengikuti kegiatan peningkatan SDM duta wisata Jawa Timur tahun 2019 diperoleh duta –duta wisata yang memiliki dedikasi dan antusias yang tinggi untuk membantu pemerintah daerah Jawa Timur dalam memajukan pariwisata dan kebudayaan daerah Jawa Timur.

Menurutnya, sektor Pariwisata semakin menjadi idola di Indonesia hal ini terlihat dari performanya yang semakin meningkat setiap tahun, grafiknya sangat kontras bila dibandingkan komoditas lain. 

Presiden Republik Indonesia telah menetapkan pariwisata sebagai sektor unggulan kedua di tahun 2019 ditargetkan sektor partiwisata menghasilkan devisa bagi negara sebesar US$ 20 miliar dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta orang dan wisatawan domestik 275 juta orang dengan harapan untuk mampu menstabilkan defisit keuangan negara.

Saat ini dunia memasuki era global informasi digital. Melalui kementrian pariwisata mendorong revolusi teknologi informasi digital pada bidang pariwisata yang dikenal dengan pariwisata 4,0 ( Four Point Zero ) yang telah dan akan terus membawa perubahan signifikan dalam penyelenggaraan kepariwisataan ditanah air di era revolusi industri 4,0.

Agar berhasil dalam penerapan sebuah teknologi membutuhkan kehadiran unsur kunci lainnya seperti sumber daya manusia ( SDM ) atau human ware, hubungan kerjasama atau kolaborasi antara SDM dan teknologi, hal ini berarti bahwa perkembangan teknologi tidak dapat meniadakan eksistensi sumber daya manusi ( SDM ).

 “Generasi milenial tampil dengan kekuatan baru yakni kecerdasan, kreatif dan inovasi, serta kritis. Salah satu hasil kreatifitas generasi milenial yang dapat kita lihat dibidang pariwisata adalah “destinasi digital” merupakan hasil kreasi menciptakan obyek gambar yang instagramable untuk di foto dan unggah di sosmed dan menjadi satu daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung kesatu destinasi wisata,” tutup Kadisbudpar Jatim.(ham)