JATIMPOS.CO//SURABAYA- Sejumlah elemen dan relawan 01 menggelar tasyakuran atas kemenangan pasangan Capres 01 versi quick count, sekaligus memperingati Hari Kartini, minggu (21/4). Pada kesempatan itu disampaikan orasi kebangsaan oleh tokoh nasional Tjuk Sukiadi yang mengingatkan lebih pentingnya kesatuan dan persatuan bangsa pasca Pemilu 17 April lalu.

Ita Siti Nasyi'ah koordinator Konunitas Arek Blusukan Surabaya (Kareb)´S mengatakan, jika tasyakuran kemenangan Jokowi Makruf Amin sekaligus memperingati hari Kartini.

"Semoga inspirasi Kartini mampu mengiringi pak Jokowi dan mbah kyai Makruf Amin dalam memimpin negeri di tahun 2019-2024," kata wanita yang juga penulis buku spesial biografie tersebut pada awak media.

Optimismenya Ita--panggilan akrabnya--terhadap kepemimpinan Capres 01 dibuktikan dengan tingginya kepercayaan masyarakat dalam memilih di TPS yang ada di Jawa Timur. 

"Saya yakin perolehan suara Capres 01 bisa tembus 65% jika melihat animo masyarakat di 38 kab/ko di Jatim," tambah wanita yang juga inisiator berdirinya Relawan Jokowi Makruf Amin (RJM). Alasannya, masing-masing relawan memiliki bukti C1 dari TPS di tempatnya memilih.

Pada kesempatan itu, Achmad Soedjono sektretaris Jokma Jatim meminta relawan yang tidak terprovokasi dengan klaim kemenangan pihak lain. 

Ada yang istimewa dari acara yang diselenggarakan di sekretariat Jokma jalan Trunojoyo. 

Sejumlah relawan perempuan, tampak mengenakan baju  kebaya. Sedangkan laki-laki mengenakan adat Jawa, seperti udeng dan sorjan. Tampaknya gabungan dari berbagai relawan sekaligus memperingati hari Kartini.

Sholawat Nabi mengiringi pemotongan tumpeng yang doanya dipimpin H Badrud Tamam.  Tasyakuran makin meriah saat relawan makan bersama nasi tumpeng dan aneka jajan pasar yang disiapkan secara patungan oleh relawan sendiri. Sebelumnya para relawan diajak bernyanyi Jokowi Wae oleh Ancha Maulana motor grup Semanggi Akustik. (guh)

 

JATIMPOS.CO/KOTA MALANG - Wakil Presiden Republik Indonesia, H M. Jusuf Kalla meresmikan Festival Kebangsaan II di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (06/04/2019).

JATIMPOS.CO//SIDOARJO- Para pendukung pasangan calon Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi merasa puas saat hadir pada kampanye di GOR Delta Sidoarjo minggu kemarin (31/3). Meski kondisi panas, namun terasa senang karena dihibur artis papan atas, antara lain : Rhoma Irama, Nissa Sabyan, Mulan Jameela, Al Ghazali.

“Senang sih hadir disini. Kami mendukung Prabowo – Sandi untuk menjadi Presiden RI 2019 mendatang. Hadir disini juga terhibur meski kami dari jauh,” ujar Slamet Kurdi, asal Sumenep Madura. Ia bersama rombongan beberapa kendaraan bus berangkat dini hari.

Para pendukung Prabowo Sandi merasa terhibur oleh penampilan utama yang diisi Nissa Sabyan. Nissa yang menyanyikan lagu-lagu selawat, diiringi oleh suara massa yang turut menyanyikan selawat. 

"Meskipun panas, tetap semangat ya kita nyanyi sama-sama," kata Nissa di sela penampilannya di GOR Delta Sidoarjo. Sementara, Raja Dangdut Rhoma Irama juga menyuguhkan penampilannya. Rhoma membuka penampilannya dengan mendendangkan selawat yang juga diikuti seluruh massa yang hadir.

Di sela penampilannya, Rhoma menyempatkan untuk meminta para relawan mencoblos Prabowo-Sandi pada 17 April mendatang

"Mau Indonesia jaya? Mau barang-barang murah? Pilih Prabowo-Sandi," kata Rhoma Irama di sela pertunjukan musiknya.  Rhoma juga menyanyikan salah satu lagu yang berisikan dukungan kepada Prabowo-Sandi. Rhoma juga meminta para pendukung agar turut menyanyikan lagu ini dengan menjawab beberapa hal. 

"Kalau saya bilang siapakah yang kau pilih, semuanya bilang Prabowo dan Sandi. Nomor berapa yang kau coblos? Coblos kosong dua. Jangan lupa, kita jangan salah, Prabowo dan Sandi," pungkasnya.(ist)

JATIMPOS.CO//SURABAYA - Antusiasme warga sekitar rail kereta api Ketintang terhadap hadirnya Komunitas Arek Blusukan (KareB) Surabaya dalam door to door calon presiden nomor umur 01 ditunjukkan dengan meminta stiker untuk ditempelkan di masing-masing rumah pribadinya. 

Hal itu terlihat saat rombongan yang dihadiri sesepuh Jawa Timur Tjuk Sukiadi di kampung yang populer dengan sebutan "railwayside ketintang".

"Pak kulo nyuwun stikernya mau kita tempelkan di rumah kita dan tetangga," kata Andin pemilik warkop CSDW yang dipakai posko blusukan, minggu.

Tokoh Ksatria Airlangga itupun tampak gembira. Wajahnya semringah. Senyumnya mengembang. Kegembiraan itu dibuktikan idak hanya stiker. Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK), mulai stiker, kaos, jas hujan hingga kalender, tabloid dan lap meja kotak-kotak  berstempel Jokowi Makruf Amin yang dibawa puluhan relawan serta merta diberikan. 

Menurut Tjuk Sukiadi kemenangan Jokowi harus dimenangkan relawan. "Ayoo kita bahu membahu untuk memenangkan 01 dengan cara santun dan bermartabat," tegas dosen yang malang melintang didunia aktivis itu. 

Mendengar ungkapan tokoh senior itu, tanpa diminta, warga ikut membantu mengetuk rumah tetangganya yang masih tutup. 

Tak terkecuali ny Sumiarsih, ketua RT 02, RW 02 kelurahan ketintang, kecamatan Gayungan. Wanita berusia 49 tahun itu malah mengajak tetangganya menempelkan stiker yang dibawa relawan dari berbagai elemen itu. 

"Emak-emak ini merasa kasihan pada pak Jokowi," terang ibu satu anak pada rombongan KareB'S seraya mengenakan kaos bergambar Jokowi. 

Orang sebaik Pak Jokowi, katanya lebih lanjut, terus diolok-olok. Dihujat-hujat hingga  difitnah-fitnah. 

Padahal, terangnya lagi, kerjanya nyata dan sudah dirasakan masyarakat luas.  Salah satu bukti, kampung yang ditinggali cukup lama dulunya kumuh. Jika musim hujan tiba, tergenang air dan jeblok. 

"Dua tahun ini sudah dipaving semuanya. Coba lihat sendiri, itu lho. Bersih dan rapi kan," paparnya seraya menunjukkan kampung yang setiap jam dibisingkan oleh bunyi kereta api yang lewat.  

Inilah alasan warganya akan memilih pasangan capres 01 dalam Pilpres 17 April mendatang. Bahkan, Sumiarsih bertekad menyampaikan keberhasilan kepemimpinan presiden Jokowi pada RW lain disekitar perkampungannya. 

Sementara itu, koordiantor KareB'S Ita Siti Nasyi'ah menyebutkan, antusiasme warga rel KA Ketintang menjadikan teman2nya makin semangat menaikkan suara pasangan 01 hingga 70% . 

Yang membedakan blusukan sebelumnya, kali ini ada simulasi coblosan untuk kertas suara berwarna abu-abu untuk Pilihan Presiden nomor urut 01. 

"Teman-teman kembali minta blusukan minggu depan, agar suara pak Jokowi-Makruf Amin terus naik signifikan," kata Ita yang juga inisiator berdirinya Relawan Jokowi Makruf Amin (RJM). Sebelumnya, KareB'S gabungan dari berbagai relawan 01 blusukan bersama ke Dolly dan kampung Pecinan Jagalan. (teguh)

 

JATIMPOS.CO//MALANG- Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri kampanye akbar yang diadakan di Gor Ken Arok Malang, Senin (25/03/2019) malam.

Dihadapan ribuan orang pendukungnya, Jokowi berpesan untuk hati-hati dalam memilih pemimpin. Ia menegaskan untuk jangan memilih pemimpin yang belum berpengalaman.

"Jangan sampai negara sebesar ini dinahkodai oleh orang yang belum berpengalaman," tutur Jokowi.

Menurutnya, untuk jadi seorang presiden itu butuh pengalaman. Ia juga mengungkapkan pengalamannya selama menjadi Wali Kota Solo dua periode.

"Saya saja sebelum jadi walikota butuh belajar 2 tahun, nah ini pemilihan presiden masa kita mau coba coba untuk nasib 269 juta jiwa penduduk Indonesia ?," tuturnya.

Selain itu, Jokowi juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak terpecah pecah karena isu hoax dan beda pilihan. "Jangan sampai karena urusan politik pilpres sampai terpecah, itu tidak boleh," ungkapnya.(swan)