JATIMPOS.CO/LAMONGAN - Upaya nyata dalam perkuat ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 dilakukan Kodim Lamongan bersama Tim gugus tugas covid 19 kabupaten Lamongan.


Upaya tersebut diwujudkan dengan memulai panen padi dan ikan serta tebar benih ikan sebanyak 6.000 ekor dilanjutkan menanam pohon produktif sebanyak 150 batang di sekitar lahan UPPO Kodim 0812/Lamongan dengan area padi seluas kurang lebih 9 Hektar di Desa Jotosanur Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan, Jumat (10/07/2020).

“Hari ini kita melaksanakan panen perdana padi dan Ikan kemudian sekaligus kita tebar benihnya dan tanam pohon produktif," kata Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono, SH, M.Tr.Han.

Kegiatan ini menurut Dandim merupakan program ketahanan pangan untuk mengatasi covid 19. Program ini dibuat sebagai contoh kepada masyarakat dengan harapan dapat dilaksanakan secara masif dengan memanfaatkan pekarangan disekitar rumah masing masing.

"Saat ini kita sedang menghadapi pertempuran melawan Covid 19. Kebutuhan pangan atau logistik sangat vital, sesuai dengan motto logistik tidak memenangkan pertempuran, namun tanpa logistik tidak bisa dimenangkan,“ imbuh Letkol Inf Sidik Wiyono.

Sidik Wiyono menambahkan masyarakat saat ini sudah mulai bergerak melaksanakan program ketahanan pangan seperti yang kita laksanakan saat ini. Dengan Program ini pihaknya berharap ketersediaan pangan ditengah sulitnya distribusi dan sulitnya proses produksi akibat dampak pandemi dapat teratasi.

"Ketahanan pangan ini akan menjamin kesiapan masyarakat menghadapi pandemi yang belum tahu kapan berakhir" ungkap Dandim.

Dandim juga menjelaskan bahwa lahan UPPO di Jotosanur ini telah dikembangkan sebagai contoh kepada  Koramil jajaran dan masyarakat dengan memanfaatkan lahan Kosong di masing-masing Koramil.

“Bukan hanya padi dan kolam saja, akan tetapi kita juga bisa mengembangkan lahan ternak sapi dan merpati. Kedepan akan kita kembangkan lahan ini sebagai sarana wisata, edukasi dan tempat kegiatan pemuda seperti kemah dan outbond,“ tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lamongan H. Fadeli menyampaikan di tengah pandemi Covid-19, krisis Ketahanan pangan akan terjadi apabila kita tidak menjaganya maka dari itu ketahanan pangan adalah salah satu kunci untuk menghadapi pandemi Covid-19. Untuk itu segala upaya menurutnya perlu dilakukan.

“Termasuk percepatan tanam untuk memenuhi kebutuhan pangan termasuk pasca Covid-19 nanti. Untuk itu dibutuhkan kerja keras penyuluh untuk terus memotivasi dan mendampingi petani agar proses ini tetap berjalan.” tutup Bupati H Fadeli. (bis)


TERPOPULER